Mahasiswa Universitas Narotama Raih Best Scientific Poster pada BIMITS Science Week ITS
18 September 2026, 13:12:11 Dilihat: 16x

Mahasiswa Universitas Narotama kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang BIMITS Science Week yang diselenggarakan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tim Universitas Narotama berhasil meraih penghargaan Best Scientific Poster dalam kompetisi esai yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim Universitas Narotama terdiri atas A. Mahbubi Aqsa, mahasiswa Program Studi Hukum, dan Zainal Abidin, mahasiswa Program Studi Teknik Informatika. Keduanya dibimbing oleh Dr. Tahegga Primananda Al-Fath, S.H., M.H, Dosen Fakultas Hukum Universitas Narotama.

BIMITS Science Week merupakan salah satu rangkaian kompetisi yang diselenggarakan oleh ITS dan menghadirkan sejumlah kategori perlombaan, di antaranya Business Plan Essay. Tim Universitas Narotama mengikuti kategori Essay dengan mengangkat gagasan yang mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan isu pembangunan berkelanjutan.

Proses kompetisi dimulai pada Juli 2026 melalui tahap pendaftaran dan pengumpulan karya. Setelah melalui proses seleksi, pada Agustus 2026 diumumkan delapan tim terbaik yang berhak melaju ke babak final. Dari delapan finalis tersebut, Universitas Narotama menjadi satu-satunya perguruan tinggi swasta (PTS), sementara tujuh finalis lainnya berasal dari perguruan tinggi negeri (PTN).

Babak final berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, di Gedung Tower 2 ITS Surabaya. Pada tahap ini, para finalis tidak hanya mempresentasikan gagasan yang telah dituangkan dalam esai, tetapi juga menampilkan poster ilmiah sebagai media untuk mengomunikasikan gagasan secara visual.

Hasilnya, tim Universitas Narotama berhasil memperoleh penghargaan Best Scientific Poster. Sementara itu, kategori presentasi diraih oleh perguruan tinggi lain, dengan UGM menempati posisi juara pertama dan kedua serta ITS sebagai juara ketiga.

Dr. Tahegga Primananda Al-Fath menjelaskan bahwa salah satu hal menarik dari proses pembimbingan adalah adanya kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa hukum dan teknik informatika.

Gagasan yang dikembangkan mahasiswa berkaitan dengan pemantauan sungai melalui teknologi AI, khususnya sebagai salah satu pendekatan untuk merespons persoalan persampahan di sungai. Menurutnya, gagasan tersebut memiliki relevansi dengan isu Sustainable Development Goals (SDGs) sekaligus membuka ruang kolaborasi antara bidang hukum dan teknologi.

“Idenya memang fresh, menarik dan memang dibutuhkan untuk kondisi saat ini, tentang persampahan di sungai kita yang selama ini masih perlu penanganan lebih lanjut,” jelas Dr. Tahegga.

Dalam proses pembimbingan, tantangan yang dihadapi terutama terletak pada penggabungan perspektif keilmuan yang berbeda. Mahasiswa Teknik Informatika memiliki penguasaan lebih mendalam pada aspek teknologi, sementara dari perspektif hukum diperlukan penguatan pada aspek SDGs, tata kelola, serta kerangka pemikiran yang mendukung gagasan tersebut.

Menurut Dr. Tahegga, perbedaan disiplin tersebut justru menjadi tantangan yang produktif dalam proses pengembangan gagasan.

“Kesulitan itu tantangan yang harus kita jawab bersama. Saya pikir tidak ada yang sulit kalau kita pelajari secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas disiplin menjadi semakin penting dalam pengembangan penelitian dan inovasi. Menurutnya, penelitian tidak lagi harus berjalan secara monodisiplin, tetapi dapat dikembangkan melalui keterlibatan berbagai bidang keilmuan untuk menghasilkan gagasan yang lebih komprehensif.

Bagi A. Mahbubi Aqsa dan Zainal Abidin, keberhasilan meraih Best Scientific Poster menjadi pengalaman sekaligus capaian penting dalam kompetisi tingkat nasional.

Mahbubi mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya bersama tim telah memiliki keyakinan terhadap gagasan yang mereka usung. Esai yang dibuat mengangkat inovasi yang dinilai sejalan dengan semangat Indonesia Emas 2045, yang menjadi salah satu subtema dalam kompetisi tersebut.

“Dari awal pendaftaran, kami sudah percaya diri dengan esai kami, karena gagasan serta inovasi yang kami bawa sangat menjunjung tinggi Indonesia Emas 2045,” ungkap Mahbubi.

Keberhasilan melaju ke delapan besar sekaligus menjadi pengalaman istimewa bagi tim Universitas Narotama. Terlebih, mereka menjadi satu-satunya tim dari perguruan tinggi swasta yang berhasil menembus babak final.

Penghargaan Best Scientific Poster yang diraih juga menjadi capaian yang sebelumnya tidak sepenuhnya mereka prediksi. Pasalnya, penilaian tidak hanya berkaitan dengan kualitas karya secara substansi, tetapi juga melibatkan sejumlah aspek lainnya, termasuk respons publik melalui media sosial dan penilaian dari dewan juri.

“Awalnya tidak menyangka bisa lolos dan mendapatkan Best Poster. Ini pertama kali kami mengikuti kompetisi dengan level seperti ini, dengan peserta dari berbagai PTN, dan kami bisa mendapatkan penghargaan,” ujar Zainal.

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan motivasi bagi mahasiswa Universitas Narotama untuk semakin berani mengikuti kompetisi nasional. Ia menilai keberadaan perguruan tinggi negeri maupun swasta tidak semestinya menjadi batas dalam berkompetisi dan menghasilkan karya.

“Bukan tidak mungkin bagi kita untuk bisa menyaingi kampus-kampus PTN. Yang penting tetap mengukir prestasi dan melakukan yang terbaik. Tolak ukur kualitas atau mutu bukan dari institusinya, tetapi dari niat dan kemauan untuk menjadi lebih baik,” tambahnya.

Keberhasilan pada BIMITS Science Week diharapkan tidak berhenti sebagai capaian individual mahasiswa, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun budaya akademik yang mendorong mahasiswa Universitas Narotama untuk aktif berkompetisi, berinovasi, dan mengembangkan penelitian.

Dr. Tahegga berharap mahasiswa dapat terus mengikuti berbagai kompetisi, baik yang diselenggarakan oleh kementerian, perguruan tinggi maupun lembaga lainnya. Ia juga menyatakan kesediaannya untuk terus mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan gagasan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi akademik.

“Semangat untuk berkompetisi ini terus berlanjut, khususnya perlombaan-perlombaan yang diselenggarakan oleh kementerian, maupun program perlombaan dari kampus-kampus yang lain,” tuturnya.

Lebih jauh, pengalaman kolaborasi antara mahasiswa Hukum dan Teknik Informatika dalam kompetisi tersebut menunjukkan pentingnya pendekatan lintas disiplin dalam menghasilkan inovasi. Kolaborasi serupa dapat dikembangkan dalam penelitian maupun kegiatan akademik lainnya, tidak hanya antara hukum dan teknologi informasi, tetapi juga dengan disiplin ilmu yang lain.

“Penelitian yang sifatnya kolaboratif memang yang diharapkan saat ini. Tidak hanya hukum saja, tetapi bisa seperti ini, hukum dengan teknik informatika dan bidang lainnya,” pungkas Dr. Tahegga.

Prestasi Best Scientific Poster pada BIMITS Science Week menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Universitas Narotama memiliki ruang yang luas untuk berkompetisi di tingkat nasional. Capaian tersebut sekaligus memperkuat semangat Universitas Narotama dalam mendorong mahasiswa untuk mengembangkan gagasan inovatif, membangun kolaborasi lintas keilmuan, serta berkontribusi melalui karya yang relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan.

Share:

UN Videos

Dosen Narotama ciptakan Prototype Industri Siap Terap Untuk Peningkatan Ketahanan Permukiman Masyar
Wisuda Sarjana Ke 60 dan Magister Ke 48 Universitas Narotama | 4 Oktober 2025.
Wisuda Sarjana Ke 58 dan Magister Ke 46 Universitas Narotama | 26 Oktober 2024

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2026 by UN | Universitas Narotama, All Rights Reserved.