Universitas Narotama Kembangkan Panel Modular untuk Percepatan Hunian Pascabencana melalui Hibah Prototipe 2026
31 Agustus 2026, 14:17:31 Dilihat: 11x
Universitas Narotama terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan riset terapan yang berorientasi pada penyelesaian persoalan masyarakat. Melalui Program Bantuan Prototipe BIMA DIKTI 2026 dalam skema Hilirisasi Riset Prioritas Pengujian Model dan Prototipe, Universitas Narotama mengembangkan inovasi panel beton pracetak modular yang diarahkan untuk mendukung penyediaan hunian tetap pascabencana secara lebih cepat, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Inovasi tersebut dikembangkan melalui penelitian berjudul “Hilirisasi Model Modular Hunian Tetap Pascabencana melalui Prototipe Industri Siap Terap untuk Peningkatan Ketahanan Permukiman Masyarakat” yang dipimpin oleh Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, S.T., M.T., IPM., dosen Program Studi Teknik Sipil Universitas Narotama. Penelitian ini menjadi bagian dari upaya Universitas Narotama mendorong hilirisasi hasil riset agar tidak berhenti pada tahap akademik dan laboratorium, tetapi dapat diarahkan menjadi teknologi yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Pengembangan panel modular tersebut berangkat dari kebutuhan akan teknologi konstruksi yang mampu mempercepat proses pembangunan hunian, sekaligus mempertahankan aspek kekuatan, kestabilan, kualitas, dan keselamatan konstruksi. Sistem panel dirancang sebagai komponen bangunan yang dapat diproduksi secara lebih terukur dan dirakit dengan metode yang relatif sederhana, sehingga memiliki potensi untuk diterapkan dalam pembangunan hunian sederhana secara lebih efisien.
Selain aspek teknologi konstruksi, Universitas Narotama juga mengembangkan pendekatan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian dari proses implementasi. Melalui panduan teknis dan penerapan standar keselamatan yang memadai, masyarakat diharapkan memiliki peluang untuk terlibat dalam proses perakitan hunian secara bertahap. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari orientasi riset, yaitu menghadirkan teknologi yang tidak hanya layak secara teknis, tetapi juga memiliki tingkat penerapan yang sesuai dengan kondisi sosial masyarakat.
Dalam pengembangan prototipe, Universitas Narotama membangun kolaborasi lintas institusi dengan melibatkan I Putu Artaya, S.E., M.M, dari Universitas Narotama dan Prof. Nawir Rasidi dari Politeknik Negeri Malang. Tim penelitian juga diperkuat oleh Choirul Umam, Nani Kharisma Nur Hidayah, Woro Andrini, Frendy Widi Pujolaksono, Bryanda Arya Prabusta Martin, serta Firdaus Pratama Wiwoho dari Institut Teknologi Bandung.
Kolaborasi riset tersebut semakin diperkuat melalui keterlibatan mitra industri dan masyarakat. Moh. Tarsan Munifson, S.T., M.T. dari PT Varia Usaha Beton berperan sebagai mitra industri dalam mendukung proses hilirisasi prototipe. Sementara itu, Prijo Tjahjono dari BUMDes Tambaksawah/Tamansera, Desa Tambaksawah, Sidoarjo, turut mendukung rencana penempatan dan penerapan prototipe di lingkungan masyarakat. Prijo juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi Universitas Narotama angkatan 1994.
Sebelum diarahkan pada tahap penerapan yang lebih luas, prototipe melalui serangkaian proses pengujian untuk memastikan kelayakan teknisnya. Pengujian mencakup aspek kekuatan, kestabilan, kualitas material, serta kinerja sambungan antarkomponen panel. Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan memenuhi persyaratan teknis dan aspek keselamatan sebelum dapat diimplementasikan pada kondisi nyata.
Melalui program ini, Universitas Narotama menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, kolaborasi, dan hilirisasi teknologi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pengembangan panel modular tidak hanya diarahkan sebagai alternatif teknologi konstruksi, tetapi juga sebagai model inovasi yang menghubungkan perguruan tinggi, industri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghasilkan solusi yang aplikatif.
Bagi tim peneliti, keberhasilan sebuah inovasi tidak semata-mata diukur dari keberhasilannya menghasilkan prototipe, tetapi juga dari sejauh mana hasil penelitian dapat ditransformasikan menjadi solusi yang relevan dan berkelanjutan. Karena itu, panel beton pracetak modular ini diharapkan dapat berkembang dari prototipe hasil penelitian menjadi teknologi siap terap yang mendukung pembangunan hunian sederhana, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan percepatan pemulihan pascabencana.
Inovasi tersebut sekaligus mempertegas peran Universitas Narotama dalam mengembangkan teknologi konstruksi yang berorientasi pada ketahanan permukiman, efisiensi pembangunan, keselamatan, dan pemberdayaan masyarakat. Rumah yang dibangun melalui teknologi ini diharapkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan fisik hunian, tetapi menjadi bagian dari proses pemulihan dan pembangunan kembali kehidupan masyarakat secara lebih cepat dan berkelanjutan.
Sumber : berita media, diolah kembali oleh Tim Humas Universitas Narotama