JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menjelaskan mengenai isu kenaikan harga LPG untuk 3 kilogram (kg). Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ahmad Bambang mengatakan, hal tersebut masih wacana. Walaupun harga akan naik, itu bagi masyarakat yang tidak miskin. Bagi yang miskin akan di berikan kartu khusus yang uangnya sudah ada di kartu, jadi belinya masih dengan harga sama. Jadi diharapkan dengan kartu khusus ini subsidi tepat sasaran bisa tercapai.
"Isu LPG 3 kg naik Rp30.000 masih wacana, meski naik pun untuk yang tidak miskin. Yang miskin kita ada kartu khusus. Kita mau gabung dengan kartu keluarga sejahtera. Tapi itu baru ada 800.000-an Kartu Keluarga (KK) dan masalahnya itu tersebar, yang artinya belum bisa dilayani semua," jelas Ahmad Bambang Selasa (17/1/2017). Pertamina pun masih melakukan pengkajian untuk pemerataan LPG di pulau terisolir, seperti Bali karena akan lebih mudah, setelah itu ke Pulau Jawa. "Bisa Bali dan Jawa selesai itu artinya 60% selesai. Karena konsumsi di kedua pulau itu 60%," jelasnya.