Respons Disdik Bandung soal Siswa Upacara Bendera di Kebun Bambu

Disdik Kabupaten Bandung buka suara soal siswa SDN Tanjung Biru menggelar upacara bendera di lahan kebun bambu milik warga. Sekolah tersebut tidak memiliki lapangan upacara.

Disdik meminta pihak SDN Tanjung Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, segera mengajukan proposal pembangunan kepada korwil untuk pengadaan tanah. "Tinggal buat proposal saja, pengadaan lahan. Terus ajukan ke korwil, nanti kami yang proses," kata Juhana setelah mengikuti upacara Hari Perhubungan Nasional di Kabupaten Bandung, Selasa (17/9/2019).

Menurut Juhana, SDN Tanjung Biru dibangun kala zaman inpres. Pembangunan sekolah tersebut dilakukan tanpa memperhitungkan standar sarana-prasarana (sarpras). "Karena memang didesak anak untuk sekolah. Harusnya sambil berjalan, sarpras itu dilengkapi, ada pembebasan atau hibah. Itu zaman inpres, percepatan atau aksesibilitas pendidikan," tuturnya. Ia menilai sekolah tersebut harus segera dilakukan pengembangan sarpras mengingat jumlah muridnya banyak. "Tinggal mengajukan proposal, sekolah itu laiknya harus punya halaman," ujar Juhana.

Selain itu, dia menambahkan, karena sekolah tersebut tidak memiliki halaman, seharusnya saat pembangunan gedung perpustakaan pada 2000 konstruksinya vertikal, bukan membangun dan menutup halaman.
"Itu penempatan perpustakaan yang tidak strategis, harusnya vertikal, ke atas. Itu juga sekolahnya kecil, harus ada pengembangan lagi," katanya.
"Ada pengadaan tanah, kalau tidak ada yang hibah, dibeli. Mohon bantuannya kepada masyarakat kalau tidak menghibahkan, menjual kepada kami. Usulan harus secepatnya, pasti Bappeda juga akan care terhadap hal ini," Juhana menambahkan.





Sumber: Detik.Com