Kawasan Industri Bernilai Rp4,2 T Berdiri di Karawang

Jakarta -- Kawasan industri bernilai US$300 juta atau Rp4,2 triliun (kurs Rp14.128 per dolar AS) akan berdiri di Karawang, Jawa Barat.

Pencanangan pembangunan kawasan industri yang bernama Karawang New Industry City (KNIC) Tenants dilakukan Kamis (20/6) kemarin.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan kehadiran industri tersebut telah mampu menarik investasi hingga US$100 juta atau Rp1,4 triliun. Investasi berasal dari enam perusahaan yang telah berkomitmen menjadi penyewa atau tenant di kawasan industri tersebut.

Investor tersebut antara lain berasal dari China, Taiwan, Jepang, dan Indonesia. Investasi tersebut diharapkan bisa menciptakan 4.000 lapangan kerja baru.

"Ini milestone besar untuk sektor perindustrian di Indonesia. Kami mengapresiasi pembangunan kawasan ini, terlebih lagi sebagai kawasan industri yang diarahkan menuju kawasan industri 4.0," katanya seperti dikutip dari website Kementerian Perindustrian, Jumat (21/6).

Airlangga mengatakan secara lokasi, KNIC berada di tempat strategis. Kawasan tersebut berada di 47 kilometer sisi timur Jakarta dan berada di tengah-tengah jalur ekonomi antara Jakarta dan Bandung.

KNIC juga mendapatkan dukungan dari infrastruktur utama, seperti Tol Cikampek, LRT Jabodebek, Bandara Kertajati dan Pelabuhan Patimban. Atas kelebihan itulah, ia berharap pengelola kawasan nantinya bisa memberikan pelayanan optimal kepada investor, menguatkan hubungan kerja sama pemerintah dengan bidang usaha.

"Termasuk turut serta meningkatkan sumber daya manusia industri yang kompeten," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com