go green
Recent Issues

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek

13 April 2021, 09:00:00

Jakarta -- Presiden Joko Widodo cuma butuh waktu 10 hari untuk mendapat restu DPR RI melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Jokowi mengajukan penghapusan Kemenristek lewat Surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 pada Selasa (30/3). Gagasan Jokowi itu disepakati DPR RI dalam Rapat Paripurna, Jumat (9/4).

"Surat Presiden RI Nomor R-14, tanggal 30 Maret 2021 hal pertimbangan perubahan kementerian," kata Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat membuka Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta seperti ditayangkan kanal Youtube DPR RI, Jumat (9/4).

Dalam rapat itu, Dasco menjelaskan pihaknya telah membahas surat Jokowi pada Rapat Konsultasi Pengganti Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Rapat yang digelar Kamis (8/4) itu dihadiri oleh pimpinan DPR RI dan pimpinan 9 fraksi.

Rapat tersebut menyepakati dua poin. Pertama, DPR RI setuju penggabungan tugas dan fungsi Kemendikbud dan Kemenristek. Dua kementerian itu akan berubah menjadi Kemendikbud dan Ristek.

Poin kedua adalah pembentukan Kementerian Investasi. DPR setuju usul Jokowi membentuk kementerian baru itu guna meningkatkan investasi dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Apakah hasil keputusan Rapat Bamus Pengganti Rapat Konsultasi terhadap pertimbangan penggabungan dan pembentukan kementerian dapat disetujui?" ucap Dasco saat bertanya kepada para anggota dewan.

"Setuju!" jawab para legislator yang hadir dalam Rapat Paripurna.

Penguatan BRIN

Anggota Komisi VII dari Fraksi Partai Golkar DPR RI Maman Abdurrahman mengungkap tujuan pemerintah mengajukan perombakan kementerian.

Menurut Maman, langkah itu ditempuh untuk memberi ruang lebih kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dia menyebut selama ini kiprah BRIN tak terlalu gesit karena dirangkap oleh Menteri Riset dan Teknologi.

"BRIN jangan seperti sekarang lagi. Penguatan BRIN sebagai leading sector riset nasional ke depan harus betul-betul dijalankan sesuai UU Sisnas Iptek," ucap Maman saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (9/4).

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Alumni dan BEM Fakultas Ilmu Komputer Mengadakan Buka Bersama Anak Yatim Alumni dan BEM Fakultas Ilmu Komputer Mengadakan Buka Bersama Anak Yatim

10 Mei 2021, 12:29:41

Selain aktivitas beribadah untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, bulan Ramadhan juga merupakan momen memperbaiki hubungan dengan sesama umat manusia. Alumni dan BEM Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UN) Surabaya mengadakan acara “Buka Bersama Keluarga Fasilkom & Anak Yatim' pada hari Rabu, 5 Mei 2021, di Asrama Yatim Mizan Amanah, Tenggilis Mejoyo. Buka puasa bersama tersebut diikuti 18 mahasiswa ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kemenkes Janji Mandek Insentif Nakes Wisma Atlet Cair Besok
11 Mei 2021, 09:00:00

Kemenkes Janji Mandek Insentif Nakes Wisma Atlet Cair Besok Jakarta -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memastikan pembayaran tunggakan insentif Desember 2020 terhadap para relawan tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet akan dibayarkan paling lambat besok. Sekretaris Badan .....

Mobil Robot Pengantar Pizza Mulai Berkeliaran di AS
11 Mei 2021, 09:00:00

Mobil Robot Pengantar Pizza Mulai Berkeliaran di AS Jakarta -- Kendaraan kemudi otomatis tidak hanya dimanfaatkan untuk penumpang. Kali ini restoran pizza Dominos meluncurkan layanan pengiriman pizza menggunakan mobil robot kepada pelanggan terpilihnya di Houston, Amerika Serikat. Robot yang .....