go green
Recent Issues

Kenapa Nasabah Harus Ganti Kartu ke Debit Chip? Ini Alasan BI

Kenapa Nasabah Harus Ganti Kartu ke Debit Chip? Ini Alasan BI

07 April 2021, 09:00:00

Jakarta - Bank Indonesia (BI) memiliki dua alasan utama mengapa nasabah bank harus mengganti kartu debit yang lama berbasis magnetic stripes menjadi debit chip.

"Pertama keamanan. Beberapa penelitian di banyak negara, penurunan angka fraud setelah menggunakan chip sekitar 30-50%. Lebih sulit terjadi fraud karena ada fitur keamanan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono dalam BNI Investime Week yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Jakarta, Selasa (6/4/2021).

Kedua, debit chip lebih bisa dilakukan standarisasi. Hal ini dikarenakan ada unsur digital yang lebih baik dari sisi teknologi. Dengan adanya standarisasi, maka akan lebih siap masuk ke era digital.

"Sehingga bisa memberikan efisiensi. Interoperability antara kartu yang satu dan lain lebih bisa dimaksimalkan. Pendek kata ini punya tujuan yang bagus agar instrumen pembayaran lebih aman dan efisien menghadapi era digital," tegasnya.

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menjadi salah satu bank yang gencar memberikan arahan kepada nasabahnya untuk mengganti kartu debit berbasis chip

VP Consumer Funding, Product Management BNI, Rizwan Nazaruddin mencatat setiap bulan ada 300.000 nasabah yang migrasi ke debit chip.

"Sekarang ini berkisar sampai Februari 2021 turun 250.000, mengingat outlet 40% plus minus, di masa pandemi ada yang tutup karena lockdown [penguncian wilayah]," ujarnya.

Namun, BNI melalui layanan Self Service Opening Account (SONIC) BNI memberikan kemudahan bagi nasabah untuk bisa mengganti kartu secara mandiri. Layanan ini bahkan tersedia 24 jam, cocok bagi nasabah yang ingin mengganti kartu namun tetap aman dan nyaman saat pandemi.

"Nasabah ragu-ragu yang tidak bisa berkunjung ke cabang karena tutup atau takut pandemi, social distance, boleh ke BNI SONIC yang akan menawarkan kartu debit chip selama 24 jam," pungkasnya.

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang

06 Mei 2021, 10:09:10

Universitas Narotama (UN) Surabaya dan STIE Widya Gama Lumajang melakukan kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding / MoU) oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Ketua STIE Widya Gama Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM pada hari Senen 26 April 2021 . Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca
03 Mei 2021, 09:00:00

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca Jakarta -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia belum memiliki rencana menyetop penggunaan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi nasional. Hal itu merespons kebijakan Pemerintah Malaysia yang memutuskan untuk .....

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital
07 Mei 2021, 09:00:01

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital Jakarta -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pihaknya telah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multiplexing untuk siaran televisi digital di 22 provinsi seluruh Indonesia. Penetapan dibuat setelah .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....