go green
Recent Issues

Cara Daftar Bantuan UKM Rp12,5 Miliar dari Facebook

Cara Daftar Bantuan UKM Rp12,5 Miliar dari Facebook

18 Oktober 2020, 09:00:00

Jakarta -- Facebook memberikan bantuan senilai total Rp12,5 miliar kepada pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Bantuan diberikan untuk membantu mereka menghadapi ketidakpastian ekonomi akibat pandemi covid-19.

Country Director Facebook untuk Indonesia Pieter Lydian mengatakan pelaku UKM tak diwajibkan memiliki akun di Facebook sebagai syarat pendaftaran. Pendaftaran program itu dibuka dari 6 Oktober hingga 13 Oktober 2020.

"Kami mendengarkan tantangan yang dihadapi para pemilik UKM dan ingin memberikan dukungan yang bermanfaat, termasuk dukungan finansial, untuk membantu mereka bangkit kembali, menata ulang strategi dan memulihkan kinerja usahanya," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (12/10).

Pihak Facebook mengunggah sejumlah persyaratan dan tata cara pendaftaran program bantuan melalui laman https://www.facebook.com/business/boost/grants.

Mengutip dari laman tersebut, Facebook menyebutkan persyaratan pendaftaran meliputi UKM memiliki 2 sampai 50 karyawan, telah beroperasi lebih dari 1 tahun, terdampak covid-19, dan berlokasi di sekitar wilayah operasional Facebook.

Untuk Indonesia, pendaftar harus menyiapkan sejumlah dokumen. Meliputi akta pendirian entitas bisnis, akta perubahan terakhir yang dilampirkan jika hanya ada perubahan pada struktur jajaran direktur terkait status pendaftar, dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) atau Nomor Induk Berusaha (NIB) bisnisnya.

Jika pendaftar telah memenuhi dan memiliki dokumen persyaratan tersebut, maka selanjutnya bisa mendaftar dengan mengikuti langkah-langkah di laman https://www.facebook.com/business/boost/grants.

Facebook menuturkan bantuan itu diberikan kepada sekitar 400 UKM yang memenuhi syarat. Setiap UKM mendapatkan bantuan senilai Rp31,07 juta, terdiri dari uang tunai Rp19,38 juta dan kredit iklan opsional untuk membantu selama pandemi senilai Rp11,63 juta.

Pieter mengatakan Facebook menggandeng Deloitte Consulting dan Goodera untuk meninjau pendaftar yang masuk, menyeleksi UKM, dan mendistribusikan dana bantuan kepada UKM terpilih.

Selain bantuan tersebut, pemilik UKM dapat bergabung di Boost with Facebook. Nantinya, mereka akan memperoleh saran dari para ahli dan sesama pemilik UKM, mengunjungi Business Resource Hub dari Facebook.

Yang antara lain berisikan tips, fitur, dan pelatihan online gratis untuk membantu UKM tetap terhubung dengan para pelanggan.

"Pemilik UKM juga bisa mengakses free Facebook Webinars dan mempelajari cara untuk membawa bisnis mereka ke ranah online dan beradaptasi dengan cepat," tandasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Narotama Juara 1 English Accounting Presentation Competition (EAPC) 2020 Mahasiswa Prodi Akuntansi Universitas Narotama Juara 1 English Accounting Presentation Competition (EAPC) 2020

03 Desember 2020, 13:38:13

Victor Da Costa Monteiro, mahasiswa Program Studi Akuntansi – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UN) Surabaya berhasil meraih Juara 1 “English Accounting Presentation Competition (EAPC) 2020” yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi Politeknik PUSMANU Pekalongan yang pelaksanaan penjurian berlangsung tanggal 27-28 November 2020. Pengumuman pemenang kompetisi EAPC 2020 pada hari Minggu, 29 November 2020. Juara 1 adalah Victor ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

ITS Surabaya Sabet Juara Umum Kontes Robot Indonesia 2020
01 Desember 2020, 09:00:03

ITS Surabaya Sabet Juara Umum Kontes Robot Indonesia 2020 Jakarta, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menjadi juara umum tingkat nasional pada Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berharap kontes robot ini menjadi wadah bagi .....

Bimbang Mahasiswa Kembali Belajar di Kampus saat Pandemi
05 Desember 2020, 09:00:00

Bimbang Mahasiswa Kembali Belajar di Kampus saat Pandemi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengizinkan kampus dibuka mulai Januari 2021. Namun sejumlah mahasiswa mengaku masih bimbang dengan keputusan kembali berkuliah tatap muka. Khususnya bagi mereka yang merantau, .....