go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Selain Bekasi, Banjir Juga Melanda Subang dan Karawang

Selain Bekasi, Banjir Juga Melanda Subang dan Karawang

27 Februari 2020, 09:00:07

Bandung -- Banjir di wilayah Jawa Barat tak hanya menerjang Kota dan Kabupaten Bekasi, namun juga merendam Kabupaten Subang serta Kabupaten Karawang. Ratusan rumah terdampak banjir, sementara ribuan orang mengungsi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang Hidayat mengatakan pihaknya mencatat ada sekitar 1.200 orang terdampak banjir di dua desa, yaitu Desa Lengkong Jaya dan Desa Pamanukan Kota, Kecamatan Pamanukan.

"Sejak kemarin kita ungsikan ke lima titik pengungsian di kantor kecamatan, masjid, gereja, GOR yang berada di sekitar Kecamatan Pamanukan. Data pengungsi masih fluktuatif yang pasti di atas 1.200 pengungsi," ujarnya saat dihubungi, Selasa (25/2).

Hidayat menjelaskan banjir di Pamanukan, Subang, disebabkan hujan deras sejak Senin (24/2) pagi hingga malam. Dampak hujan tersebut menggenangi beberapa desa yang berada di aliran kali atau anak sungai di sekitar Kota Pamanukan.

"Karena dipandang ketinggiannya cukup mengkhawatirkan, kita harus mengambil langkah mitigasi maka kita lakukan evakuasi warga," ucapnya.

Kondisi terkini, kata dia, luapan air masih terus terjadi di Pamanukan. Luapan tersebut merupakan air kiriman dari hulu Sungai Cipunagara.

"Air saat ini menggenang meluas ke Legon Kulon dan areal pertanian masyarakat," katanya.

Rencananya, hari ini, seluruh instansi terkait di Subang akan menggelar rapat membahas kedaruratan banjir.

"Seluruh perangkat daerah akan melakukan sesuai dengan tupoksinya. Kita kaji pertimbangan hari ini akan menetapkan tanggap darurat. Kalau curah hujan masih turun akan turun ke level tanggap darurat. Kita masih pantau kondisi hujan dari wilayah Pamanukan," katanya.

Selain di Kecamatan Pamanukan, banjir di Kabupaten Subang juga melanda tujuh kecamatan lain. Di antaranya, Kecamatan Ciasem, Kecamatan Binong, Kecamatan Purwadadi, Kecamatan Pagaden, Kecamatan Pusakanagara, Kecamatan Pusakajaya, dan Kecamatan Compreng.

Sementara itu, banjir juga menerjang wilayah Kabupaten Karawang. BPBD Karawang merilis data banjir di wilayah tersebut mencapai delapan kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Kutawaluya, Kecamatan Jayakerta, Kecamatan Cilebar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Tegalwaru, Kecamatan Pangkalan, dan Kecamatan Ciampel.

Banjir di Kabupaten Karawang membuat 976 unit rumah dan tujuh unit sekolah terendam. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona
19 Maret 2020, 09:00:01

3 Produsen Motor di Eropa Berhenti Produksi karena Corona Jakarta, Yamaha, KTM Group, dan Ducati mengumumkan produksi ditangguhkan sementara menyikapi wabah corona (Covid-19) yang terus meluas di benua biru. Yamaha Motor Eropa menyebutkan fasilitas produksi yang terdampak yaitu pabrik mesin .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....