go green
Recent Issues

KPAI Sarankan Siswi SMK Bekasi Korban Persekusi Rehabilitasi Psikis-Medis

KPAI Sarankan Siswi SMK Bekasi Korban Persekusi Rehabilitasi Psikis-Medis

24 Agustus 2019, 09:00:05

Usai dipersekusi oleh senior dan alumnus, kondisi siswi SMK di Bekasi, G (16), cukup memprihatinkan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyarankan korban agar mendapatkan rehabilitasi psikis-medis.
"Aduh kasihan (kondisi korban). Kalau saya sih ini harus segera mendapatkan rehabilitasi psikologis, yang kedua rehabilitasi medis. Saya khawatir akibat pukulan di kepala, berdampak cukup parah pada korban, kepala kan bagian otak dan lain-lain, ini bahaya," ujar Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti, di Jalan Irigasi II, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jumat (23/8/2019).

Retno akan melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk membahas lebih lanjut kasus tersebut. Ia meminta tanggung jawab Pemda untuk membiayai pengobatan korban.
"Nanti pas pertemuan pada Pemda saya meminta, ini harus di RSUD, biaya atas pemerintah daerah tentunya, dan harus ada CT scan kepada kepala (korban) karena yang dipukulnya kepala ya, bagian kepala ini, jadi ini dia sakit kepalanya, itu bukan sekedar pusing menurut saya," ujar Retno.

Retno menyebut korban tidak bersosialisasi dengan lingkungannya setelah kejadian itu. Korban cukup murung akibat kejadian itu.
"Ngak-nggak (sosialisasi), ini masih diam. Ditanya pun masih jawabanya singkat-singkat, terpukul sih sangat. Jadi memang butuh bantuan rehabilitasi psikologis," ujar Retno.

Diketahui, kekerasan dialami G diduga dipersekusi oleh 3 orang seniornya--yang juga perempuan, yakni D (17), P (17), dan Ay (16). Motif aksi perundungan ini karena soal asmara.
Atas kejadian ini orang tua korban melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Bekasi dengan nomor laporan LP/1983/K/VII/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota pada Selasa (20/8). Mereka membawa barang bukti berupa video pengeroyokan anaknya.
Polisi telah menetapkan ketiganya sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Para tersangka dijerat Pasal 80 undang-undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang kekerasan terhadap anak dengan ancaman hukumannya 5 tahun penjara.




Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Siswa SMKN 1 Dlanggu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama Siswa SMKN 1 Dlanggu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama

26 Februari 2020, 07:53:00

Rombongan siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dlanggu Mojokerto mengadakan Kunjungan Industri ke kampus Universitas Narotama pada Rabu, 26 Februari 2020. Kedatangan rombongan 68 siswa dan 10 guru pembimbing SMKN 1 Dlanggu ini disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Aryo Nugroho, ST, S.Kom, MT bertempat di Conference Hall Universitas Narotama. Kunjungan tersebut dimanfaatkan oleh para ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mengatasi karbu motor saat hujan
28 Februari 2020, 09:00:01

Mengatasi karbu motor saat hujan Jakarta, Hujan bukan penghalang pemilik motor karburator untuk terus beraktivitas. Sebagai kendaraan harian yang menunjang aktivitas sehari-hari, motor jenis ini seringkali mogok karena terkena air. Umumnya, roda dua yang masih menggunakan .....