go green
Recent Issues

China Sebut AS Negara Gemar Menyadap Nomor 1 di Dunia

China Sebut AS Negara Gemar Menyadap Nomor 1 di Dunia

06 Juni 2021, 09:00:01

Jakarta -- China menyebut Amerika Serikat sebagai negara penyadap nomor satu di dunia. Hal itu ditegaskan China setelah muncul laporan bahwa selain memata-matai musuh, Washington selama ini kerap melakukan spionase terhadap negara sekutunya di Eropa.

"Adalah hal yang tak bisa diterima jika AS memata-matai para sekutunya dan bahkan tidak bisa ditoleransi lagi jika (AS) memata-matai dunia," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, dalam jumpa pers di Beijing pada Kamis (3/6).

Wang menuturkan AS "dikenal sebagai negara penyadap nomor satu di dunia dan kerap menggunakan berbagai metode untuk melakukan intelijen tersebut."

Wang bahkan menuding AS menyimpan perangkat mata-mata di hampir 100 kedutaan besar dan konsulatnya di Eropa.

Dikutip kantor berita Anadolu, pernyataan Wang itu muncul setelah media lokal Jerman pada awal pekan ini memaparkan bahwa intelijen Denmark membantu salah satu lembaga intel AS, Badan Keamanan Nasional (NSA), untuk memata-matai para pemimpin negara Eropa, termasuk Kanselir Jerman Angela Markel dan Presiden Frank-Walter Steinmeier.

Hal itu terungkap setelah wartawan Jerman mendapat akses laporan internal bagaimana Dinas Intelijen Pertahanan Denmark (FE) memberikan dukungan kepada NSA.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa Denmark bekerja sama secara aktif dengan AS dalam memata-matai para pemimpin Jerman.

"AS menyadap sekutu Eropanya, seperti yang diungkapkan oleh media beberapa hari lalu, hanyalah puncak gunung es dari jaringan pencurian rahasia global yang besar, dan AS berutang penjelasan kepada komunitas internasional," kata Wang.

Dalam jumpa pers itu, Wang mengatakan Beijing juga mendesak Washington "segera menghentikan penyadapan skala besar dan pencurian rahasia."

"Dan berhenti menekan perusahaan negara lain dengan kedok keamanan nasional," ucap Wang.

Kegiatan spionase AS. ini bukan yang pertama kalinya terungkap. Pengungkapan bahwa Gedung Putih gemar melakukan mata-mata terhadap para sekutunya di Eropa pertama kali muncul pada 2013 silam.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas
14 Juni 2021, 09:00:00

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas Jakarta -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, M. Praswad Nugraha berhadapan dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait laporan dugaan pelanggaran etik. Praswad .....

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital
14 Juni 2021, 09:00:00

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan soal nasib stasiun televisi lokal saat pemerintah sepenuhnya mengalihkan seluruh siaran analog menjadi siaran digital atau Analog Switch Off (ASO). Juru bicara Kominfo .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....