go green
Recent Issues

Libur Lebaran Selesai, Yuk Berburu Saham Cuan Pilihan Broker

Libur Lebaran Selesai, Yuk Berburu Saham Cuan Pilihan Broker

17 Mei 2021, 09:00:05

Jakarta - Pekan lalu Selasa (11/5/2021) pasar saham dalam negeri hanya dibuka untuk dua hari perdagangan saja. Itupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan posisi terkoreksi 0,63% ke level 5.938,35.

Untuk perdagangan hari ini, Senin (17/5/2021) sejumlah sekuritas memprediksi pergerakan indeks akan berusaha bergerak menguat. Meski saat ini masih belum ada sentimen dari dalam negeri yang akan mendorong pergerakannya, namun sentimen global serta rilis kinerja emiten masih akan ditunggu oleh pelaku pasar.

Sejumlah sekuritas telah memberikan rekomendasi sahamnya yang layak untuk dijadikan pertimbangan sebelum memulai perdagangan hari ini dibuka.

1. Samuel Sekuritas Indonesia - Minim Katalis Penggerak
IHSG masih bias sideways 5.900-6.100. Doji-doji berkepanjangan menunjukkan kegalauan IHSG di tengah minimnya katalis penggerak pasar.

Saham pilihan:
• INKP
• TKIM
• INCO
• HRUM

2. MNC Sekuritas - Cermati Posisi 5.938
Waspadai level support IHSG yang berada di 5.883, selama IHSG masih mampu untuk berada di atas level tersebut, maka IHSG kami perkirakan berpeluang menguat untuk menguji kembali area 6.000-6.030.

Namun, bila IHSG terkoreksi secara agresif dan menembus level support tersebut, maka IHSG akan menuju ke 5.750-5.840.

Saham pilihan:
• LSIP
• BMRI
• DOID

3. Reliance Sekuritas Indonesia - Gerak IHSG Masih Tertahan
Secara teknikal IHSG bergerak terkonsolidasi masih terus mencoba mengkonfirmasi break out resistance MA5 dan MA20 sebagai sinyal penguatan lanjutan membalikan arah tren bearish jangka pendek. Indikator Stochastic bergerak mendatar pada area dekat oversold dengan MACD yang terliat juga flat di area undervalue. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan berpotensi bergerak tertahan hingga melemah.

Saham pilihan:
• ADRO
• BBRI
• BRPT
• CPIN

4. Artha Sekuritas - Dapat Angin Segar dari AS
IHSG diprediksi menguat. Pergerakan masih minim akan sentiment dari dalam negeri namun akan didorong oleh optimisme penguatan bursa saham Amerika Serikat dan Jepang. Investor akan mencermati beberapa emiten yang akan rilis laporan keuangan 1Q21 dan yang akan membagikan dividen untuk tahun buku 2020.

Saham pilihan:
• WOOD
• ADRO
• MEDC
• SIMP

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas
14 Juni 2021, 09:00:00

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas Jakarta -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, M. Praswad Nugraha berhadapan dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait laporan dugaan pelanggaran etik. Praswad .....

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital
14 Juni 2021, 09:00:00

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan soal nasib stasiun televisi lokal saat pemerintah sepenuhnya mengalihkan seluruh siaran analog menjadi siaran digital atau Analog Switch Off (ASO). Juru bicara Kominfo .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....