go green
Recent Issues

Politikus Harap Kekerasan Junta Myanmar Diusut PBB

Politikus Harap Kekerasan Junta Myanmar Diusut PBB

20 Maret 2021, 09:00:41

Jakarta, -- Politikus pro demokrasi di parlemen Myanmar yang dibubarkan oleh junta militer bakal mengadukan kekerasan aparat keamanan terhadap warga sipil yang terjadi di negara itu kepada Mahkamah Internasional.

Pernyataan itu disampaikan oleh perwakilan perhimpunan mantan anggota parlemen Myanmar, Kyaw Moe Tun. Dia berharap Mahkamah Internasional yang masih bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mau mengusut kekerasan aparat keamanan Myanmar terhadap warga sipil.

"Mahkamah Internasional memang salah satunya. Kami memang bukan sebagai perwakilan negara atau anggota Mahkamah Internasional, tetapi kami perlu mengeksplorasi sejumlah cara dan mencoba membawa perkara itu ke Mahkamah Internasional," kata Tun dalam sebuah kegiatan di New York, Amerika Serikat, seperti dilansir Associated Press, Jumat (19/3).

Menurut data Perhimpunan Bantuan bagi Tahanan Politik Myanmar sampai saat ini sudah 224 orang tewas dalam gelombang aksi unjuk rasa di negara itu sejak kudeta pada 1 Februari lalu.

Secara terpisah, Uni Eropa bakal menjatuhkan sanksi kepada sejumlah perwira militer Myanmar serta berbagai badan usaha yang mereka kelola pada Senin pekan depan.

Sejumlah kelompok pemerhati HAM di Myanmar juga menuturkan lebih dari 2.000 orang telah ditahan aparat.

Gerakan pemberontakan sipil terhadap junta militer yang semakin meluas di penjuru Myanmar membuat aparat keamanan juga bertindak semakin brutal terhadap pedemo.

Negara-negara Barat mengutuk kudeta militer dan menyerukan penghentian kekerasan dan pembebasan Penasihat Negara, Aung San Suu Kyi, dan pejabat lainnya yang ditahan sejak kudeta. Sementara itu, negara-negara Asia termasuk ASEAN sudah menawarkan untuk membantu menemukan solusi, tetapi militer tidak menunjukkan tanda-tanda mencari rekonsiliasi.

Sumber :cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama Terima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM

16 April 2021, 17:05:30

Lima Program Studi (S1) Universitas Narotama (UN) Surabaya menerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Hal ini berdasarkan surat Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi nomor: 1575/E2/DM.00.01/2021 tanggal 15 April 2021 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Lima Program Studi (Prodi) tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek
13 April 2021, 09:00:00

Jokowi Cuma Butuh 10 Hari Dapat Restu DPR Lebur Kemenristek Jakarta -- Presiden Joko Widodo cuma butuh waktu 10 hari untuk mendapat restu DPR RI melebur Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Jokowi mengajukan penghapusan Kemenristek .....

Apple Punya Kejutan Produk Baru 20 April
17 April 2021, 09:00:00

Apple Punya Kejutan Produk Baru 20 April Jakarta -- Apple dikabarkan hendak menggelar acara peluncuran besar di minggu depan. Hal ini diungkap oleh fitur komando suara besutan perusahaan asal Amerika Serikat (AS), Siri. Gelaran tersebut belum diumumkan secara .....