go green
Recent Issues

Pandemi Corona Buat Bank Wakaf Mikro Go Digital

Pandemi Corona Buat Bank Wakaf Mikro Go Digital

15 September 2020, 09:00:18

Jakarta -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengembangkan platform digital untuk Bank Wakaf Mikro (BWM) guna memitigasi dampak pandemi covid-19, bernama BWM Mobile.

Advisor Bidang Perluasan Market Akses OJK Achmad Buchory mengatakan digitalisasi BWM tersebut meliputi digitalisasi pembiayaan, operasional, dan pengembangan Usaha Nasabah. Saat itu, OJK tengah mematangkan pembentukan platform digital tersebut.

"Mudah-mudahan nanti tidak ada halangan, bisa sesuai harapan launching komprehensif akhir Oktober atau November," ujarnya dalam Talkshow Perkembangan dan Pengembangan Digitalisasi BWM, Rabu (9/9).

Guna mendapatkan pembiayaan, nasabah membentuk satu kelompok yang terdiri dari lima orang. Seluruh anggota kelompok merupakan nasabah yang telah lulus pelatihan wajib kelompok (PWK) bernama kelompok usaha masyarakat sekitar pesantren Indonesia (KUMPI).

Selanjutnya, setiap kelompok melakukan pertemuan mingguan atau Halaqoh Mingguan (Halmi) dengan pengelola. Namun, dalam kondisi pandemi ini Halmi tersebut tidak bisa dilangsungkan sehingga nasabah tidak bisa menerima pembiayaan lantaran dana diberikan secara tunai.

"Lewat digitalisasi yang tadinya ketemu langsung sekarang pakai aplikasi. Kami kembangkan aplikasi BWM digital, dengan platform ini nasabah tadi cukup buka aplikasi nanti pengelola dan nasabah bisa interaksi. Kelebihan aplikasi ini pengelola bisa melakukan beberapa Halmi secara simultan," tuturnya.

Kemudian, platform tersebut juga menyediakan digitalisasi pembiayaan. Dengan demikian, dana kepada nasabah disampaikan melalui transfer lewat aplikasi BWM Mobile, bukan lagi tunai.

"Dengan BWM mobile ini nasabah bisa melihat berapa dana yang mereka sudah terima, namanya dompet. Kemudian, ini bisa digunakan untuk transaksi transfer antar nasabah BWM dan non nasabah BWM," jelasnya.

Tak hanya itu, BWM Mobile ini akan membantu pengembangan usaha nasabah melalui pemasaran dengan BUMDes Marketplace. Kemudian, pembayarannya bisa menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS).

"Ini kami sudah kembangkan semua ada tiga digitalisasi, pembiayaan tidak perlu tunai, kedua operasional untuk rapat mingguan dan pengembangan usaha lewat mitra BUMDes Marketplace," katanya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
BAN PT Asesmen Lapangan Secara Daring Prodi Teknik Informatika Universitas Narotama BAN PT Asesmen Lapangan Secara Daring Prodi Teknik Informatika Universitas Narotama

17 Oktober 2020, 09:30:32

Sehubungan kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan asesmen lapangan secara online (daring) terhadap Program Studi (Prodi) Teknik Informatika – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) melalui Zoom Meeting pada 16-17 Oktober 2020. Tim Asesor BAN PT terdiri atas Dr. Yani Nurhadryani, MT (Institut Pertanian Bogor) dan Dr. Maman ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

240 Aplikasi Bahaya Bombardir Pemakai Android RI dengan Iklan
19 Oktober 2020, 09:00:01

240 Aplikasi Bahaya Bombardir Pemakai Android RI dengan Iklan Jakarta,Jakarta, Pengguna Android diimbau untuk memeriksa perangkatnya setelah peneliti keamanan mengungkapkan lebih dari 240 aplikasi mencurigakan. Tim peneliti dari White Ops menyebut seluruh aplikasi itu telah membombardir ponsel Android dengan .....