go green
Recent Issues

Pendukung Trump Bentrok dengan Aktivis Anti Rasisme

Pendukung Trump Bentrok dengan Aktivis Anti Rasisme

08 September 2020, 09:00:57

Jakarta -- Ratusan pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlibat bentrokan dengan para aktivis anti rasisme di Portland, Oregon.

AFP melaporkan sejumlah pendukung Trump membawa senjata. Massa Trump merupakan kelompok militan bersenjata dari kelompok ekstremis sayap kanan.

Sebelum memasuki Portland, sejumlah pendukung bergerak menuju gedung DPR di Salem terlebih dahulu.

Saat sedang berkumpul, rombongan pendukung Trump bertemu puluhan aktivis anti-rasisme. Bentrokan pun tak terhindarkan. Tak lama kemudian belasan polisi datang untuk mengendalikan situasi.

Polisi menahan dua orang pendukung Trump karena diduga memukul demonstran.

Adapun ketegangan di daerah Portland meningkat pada 29 Agustus ketika Aaron Danielson (39), seorang pendukung kelompok sayap kanan Patriot Prayer, ditembak mati.


Peristiwa tersebut terjadi sesudah Danielson berpartisipasi dalam iring-iringan mobil pro-Trump dan meninggalkan pawai untuk pergi ke Portland bersama peserta lainnya.

Danielson diketahui ditembak oleh seorang pria berusia 48 tahun bernama Michael Reinoehl, yang mengaku sebagai "anti-fasis" di media sosial.

Michael kemudian ditetapkan sebagai tersangka. Dia ditembak mati lima hari kemudian oleh polisi yang mencarinya karena diduga berusaha melarikan diri dari kejaran aparat.

Pada hari Senin (7/9) saat hari libur Hari Buruh di AS, penyelenggara pawai menekankan rute iring-iringan mobil mereka tidak akan mendekati Portland untuk alasan keamanan.

Mereka melakukan iring-iringan dengan 300 mobil yang sebagian besar truk pikap besar. Ratusan bendera Amerika dikibarkan di atas iring-iringan mobil, juga spanduk yang menyerukan pemilihan kembali Trump pada 3 November.

Ada juga gambar Trump dijadikan sebagai Rambo dengan senapan mesin di tangan yang kadang-kadang muncul di spanduk.

Sebagai informasi, Trump pernah menyebut Oregon dikepung para preman. Di akun twitter pribadinya, dia bahkan pernah menyindir Wali Kota Portland, Ted Wheller.

"Portland tidak akan pernah pulih dengan kebodohan wali kotanya. Dia (Wheeler) ingin menyalahkan saya dan Pemerintah Federal karena terlibat, tapi dia belum melihat apapun. Kami hanya berada di sana dengan sekelompok kecil (orang) untuk membela Gedung Pengadilan AS, karena dia tidak bisa melakukannya," cuit Trump.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
BAN PT Asesmen Lapangan Secara Daring Prodi Teknik Informatika Universitas Narotama BAN PT Asesmen Lapangan Secara Daring Prodi Teknik Informatika Universitas Narotama

17 Oktober 2020, 09:30:32

Sehubungan kondisi pandemi Covid-19 yang masih belum berakhir, Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) melakukan asesmen lapangan secara online (daring) terhadap Program Studi (Prodi) Teknik Informatika – Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) melalui Zoom Meeting pada 16-17 Oktober 2020. Tim Asesor BAN PT terdiri atas Dr. Yani Nurhadryani, MT (Institut Pertanian Bogor) dan Dr. Maman ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

240 Aplikasi Bahaya Bombardir Pemakai Android RI dengan Iklan
19 Oktober 2020, 09:00:01

240 Aplikasi Bahaya Bombardir Pemakai Android RI dengan Iklan Jakarta,Jakarta, Pengguna Android diimbau untuk memeriksa perangkatnya setelah peneliti keamanan mengungkapkan lebih dari 240 aplikasi mencurigakan. Tim peneliti dari White Ops menyebut seluruh aplikasi itu telah membombardir ponsel Android dengan .....