go green
Recent Issues

Syarat Naik Pesawat Agar Tak Ditolak Terbang di Bandara

Syarat Naik Pesawat Agar Tak Ditolak Terbang di Bandara

25 Mei 2020, 09:00:13

Jakarta -- PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II menegaskan tidak semua calon penumpang pesawat yang telah mengantongi tiket dapat terbang dari bandara. Terbukti, lebih dari 100 calon penumpang pesawat ditolak karena membawa dokumen tidak valid dan surat rapid test/PCR kedaluwarsa.

Lalu, apa saja syarat agar rencana perjalanan tidak gagal?

Executive General Manager Bandara Soekarno Hatta Agus Haryadi mengingatkan calon penumpang untuk membawa seluruh dokumen yang disyaratkan dan mengecek masa berlaku dokumen yang dibawanya.

"Informasi dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), sampai saat ini sudah lebih dari 100 orang yang sudah punya tiket tetapi tidak diizinkan berangkat karena dokumen tidak lengkap, surat keterangan tidak valid, atau kedaluwarsa," ujarnya, Jumat (22/5).

Syarat yang harus dilengkapi calon penumpang, antara lain surat perjalanan dinas untuk mereka yang bekerja pada lembaga pemerintah/swasta di bidang pelayanan percepatan penanganan covid-19, pertahanan, keamanan, dan ketertiban umum, kesehatan, serta kebutuhan dasar, pendukung layanan dasar, dan fungsi ekonomi penting.

Sementara, bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau anggota keluarga inti terkena musibah harus membawa surat dari instansi terkait, seperti rumah sakit atau surat pengantar RT/RW.

"Para penumpang diizinkan melakukan perjalanan dengan pesawat setelah mendapat klirens dari KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan tentunya setelah menjalani berbagai pemeriksaan termasuk pemeriksaan dokumen dan fisik terkait kesehatan," tutur Agus.

Hal ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 04/2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan covid-19.

Lebih lanjut ia menyebut terjadi lonjakan jumlah penumpang dalam 10 hari terakhir atau pada 10 hingga 19 Mei 2020 sejak moda transportasi dibuka kembali pada 7 Mei lalu. Jumlahnya mencapai 60 persen-90 persen dari total kapasitas penumpang.

Namun, kata Agus, penumpang yang berangkat mengantongi alasan melakukan perjalanan dinas jelang lebaran.

Hal serupa diungkap oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan Muhammad Arafah yang menyebut kenaikan jumlah penumpang yang mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin menjelang lebaran sebesar 200 hingga 300 penumpang per hari.

Ratusan penumpang itu berasal dari Jakarta atau pun Surabaya dengan menggunakan empat maskapai penerbangan, yakni Garuda Indonesia, Citylink, Sriwijaya Air, dan Lion Air.

Ia berdalih seluruh penumpang sudah melakukan atau memenuhi sejumlah persyaratan ketat yang diterapkan Kementerian Perhubungan dan Tim Gugus Tugas Covid-19.

"Belakangan ini khususnya jelang lebaran, sudah mulai naik menjadi 200 hingga 300 penumpang per hari," tandasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance Mahasiswa FEB UNNAR dan Lifepal Selenggarakan Webinar Personal Finance

27 Oktober 2020, 11:40:18

Merencanakan keuangan pribadi dapat menyulitkan tanpa informasi yang tepat dan bantuan dari para ahlinya. Hal itu mendorong mahasiswa Program Studi Manajemen – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Lifepal menyelenggarakan acara Webinar dengan topik “Personal Finance”. Lebih dari 97 peserta dari prodi Manajemen dan prodi lain di UNNAR mengikuti acara yang berlangsung secara live via Zoom, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen
28 Oktober 2020, 09:00:20

3 Alasan Sri Mulyani Tolak Pajak Mobil Baru 0 Persen Jakarta -- Menteri Keuangan Sri Mulyani akhirnya secara tegas memutuskan menolak usulan Kementerian Perindustrian agar pajak mobil baru diturunkan sampai 0 persen. Usulan pajak mobil 0 persen berasal dari Menteri Perindustrian .....

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi
27 Oktober 2020, 09:00:22

Kemendikbud Minta Industri Ikut Buat Kurikulum Vokasi Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) meminta industri terlibat dalam penyusunan kurikulum dan pengajarannya, terutama untuk pendidikan vokasi. Hal itu dikatakan terkait survei McKinsey Indonesia yang menyebut 23 juta pekerjaan .....