go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Soal Banjir, Ahok Klaim Hanya Jalankan Aturan Zaman Belanda

Soal Banjir, Ahok Klaim Hanya Jalankan Aturan Zaman Belanda

21 Februari 2020, 09:00:05

Jakarta -- Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku tak melakukan hal aneh untuk menangani banjir Jakarta. Dia hanya menjalankan aturan pemerintah pusat dan zaman penjajahan Belanda.

Hal ini dikatakannya menanggapi hasil Survei Indo Barometer yang dirilis pada Minggu (16/2). Bahwa, 42 persen dari total 1.200 responden menilai Ahok sukses menangani masalah banjir Ibu Kota, atau lebih sukses dari Jokowi dan Anies Baswedan.

"Saya kira, kita kan hanya mengikuti aturan yang ada. Itu udah digariskan dari Belanda," kata Ahok usai acara peluncuran buku Panggil Saya BTP di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (17/2).

Dia menjelaskan sejak zaman penjajahan Belanda sudah ada desain terkait penanganan masalah banjir di Jakarta. Di antaranya yakni soal tanggul, penghubung 1.300 saluran.

Selain itu, pemerintah pusat lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) juga sudah merumuskan program-program yang harus dilakukan untuk menangani masalah banjir.

"Ada Cengkareng Drain, ada Banjir Kanal Barat, Banjir Kanal Timur, ada Cakung Drain, seluruh tanggul mesti beres, mesti pasang pompa, pompa masih aktif, pengerukan sungai mesti terus menerus, 1.300 penghubung saluran mesti terjaga," tutur dia.

"Itu enggak ada yang aneh, karena itu bukan dari saya," aku Ahok.

Sebelumnya, hasil survei Indo Barometer menunjukkan Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta paling sukses menangani banjir. Ahok meraih 42 persen, disusul Joko Widodo 25 persen dan Anies Baswedan 4,1 persen.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....