go green
Recent Issues

Negara di Afrika Ini Ingin Belajar Teknologi Pengawas Kapal Ikan ke RI

Negara di Afrika Ini Ingin Belajar Teknologi Pengawas Kapal Ikan ke RI

14 Februari 2020, 09:00:04

Guinea Bissau salah satu negara yang berada di Afrika Barat mengaku kagum dengan sarana dan teknologi yang digunakan Indonesia untuk memberantas illegal fishing. Teknologi tersebut adalah Pusat Pengendalian (PUSDAL) Ditjen PSDKP yang merupakan bagian penting dalam integrated surveillance system yang dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.
Melalui PUSDAL inilah strategi operasi pemberantasan illegal fishing direncanakan dan disampaikan kepada Kapal Pengawas Perikanan di lapangan. PUSDAL dioperasikan selama 24 jam dan berbagai data kunci dikumpulkan serta dianalisa baik yang berasal dari Vessel Monitoring System (VMS), Automatic Identification System (AIS), radar dan informasi yang disampaikan oleh masyarakat.
Pemerintah Guinea Bissau ingin bisa belajar dari Indonesia dalam mengembangkan teknologi pemantauan kapal perikanannya. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Guinea Bissau untuk Indonesia, Carlos Antonio Moreno, pada saat melakukan kunjungan ke Pusat Pengendalian (PUSDAL) Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). "Di sini teknologinya sangat maju, berbeda sekali dengan yang ada di kami. Semua kapal yang ada di perairan Indonesia bisa dipantau dari sini," jelas Moreno dalam keterangan tertulis, Kamis (13/2/2020).
Lebih lanjut Moreno juga menyampaikan keinginan pemerintah Guinea Bissau untuk bisa belajar dari Indonesia dalam mengembangkan teknologi pemantauan kapal perikanannya. Teknologi ini menurutnya sangat bagus dan diperlukan disana. "Kami akan senang kalau Indonesia mau berbagi tentang teknologi ini pada kami. Bisa saja tenaga ahli Indonesia datang ke tempat kami, atau staf kami diperbolehkan untuk belajar di sini," papar Moreno.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Direktur Jenderal PSDKP Nilanto Perbowo menyambut dengan tangan terbuka dan mempersilahkan pemerintah Guinea Bissau mengusulkan skema sharing knowledge yang ingin dilakukan dalam rangka memperkuat sistem pengendalian kapal perikanan di Guinea Bissau. "Kami tentu terbuka untuk bekerja sama, termasuk dalam berbagi pengetahuan tentang teknologi pemantauan kapal perikanan ini, silahkan saja teknisnya seperti apa, bisa saja ahli kami kesana atau staf Guinea Bissau yang ke sini," ungkap Nilanto.
Selain PUSDAL, Duta Besar Guinea Bissau bersama rombongan juga mengunjungi Galeri Barang Muatan Kapal Tenggelam (Marine Heritage Gallery) yang terletak di lantai 1, Gedung Mina Bahari IV Kantor KKP. Turut hadir mendampingi Plt. Dirjen PSDKP yakni Plt. Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Aryo Hanggono dan Sekretaris Badan RSDM KP Maman Hermawan.




Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 – 50 dan Magister ke 37 – 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB – Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

Syarat Pendaftaran JPS Kemnaker
21 Oktober 2020, 09:00:03

Syarat Pendaftaran JPS Kemnaker Jakarta -- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meluncurkan program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja, yakni Jaring Pengaman Sosial (JPS). Tujuannya, meringankan beban masyarakat dan pekerja yang terdampak pandemi covid-19. "Pandemi covid-19 tidak hanya .....

Menakar Nasib Telkom yang Akan Garap Bisnis Big Data
21 Oktober 2020, 09:00:03

Menakar Nasib Telkom yang Akan Garap Bisnis Big Data Jakarta,Jakarta, Rencana investasi Telkom Group ke depan disebut tak hanya fokus pada jaringan infrastruktur telekomunikasi. Perusahaan pelat merah di bidang telekomunikasi tersebut akan mengembangkan bisnis digital dan akan berinvestasi di .....