go green
Recent Issues

Banjir dan Angin Puting Beliung Terjang 3 Wilayah di Sulsel

Banjir dan Angin Puting Beliung Terjang 3 Wilayah di Sulsel

14 Januari 2020, 09:00:02

Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan mengungkap sejumlah insiden banjir bandang dan angin puting beliung terjadi di wilayah itu pada Minggu (13/1).

"Fenomena cuaca ekstrem ini sesuai dengan prakiraan BMKG yaitu potensi hujan lebat di wilayah Sulawesi Selatan dengan status siaga ," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/1).

Bencana itu antara lain, pertama, banjir di Dusun Buludua, Desa Balusu, Kabupaten Barru, Sulsel. Ini diakibatkan hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (12/1) sejak pukul 00.00 WITA sampai dengan pukul 10.30 WITA.

"Kejadian tersebut memicu meluapnya sungai setempat. Sekitar 121 KK terdampak banjir di dusun ini," ungkap Agus.

Kedua, banjir dan angin puting beliung di tiga kecamatan di Kabupaten Barru, yakni Kecamatan Balusu, Soppeng Riaja, dan Mallusetasi. Insiden tersebut mengakibatkan rumah penduduk tergenang air dan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Di samping itu, arus lalu lintas trans-Sulawesi terpantau padat.

Banjir ini mengakibatkan tiga rumah warga rusak berat. Selain itu, kerusakan juga terjadi pada jalan desa di wilayah Oring, Kecamatan Balusu, satu jembatan gantung di Kelurahan Kiru-Kiru, Kecamatan Soppeng Riaja, dan tanggul pantai di Kelurahan S. Binangae, serta pasar Ajakkang di Kecamatan Balusu.

"BPBD setempat melaporkan 1 orang meninggal dunia akibat terbawa arus banjir," imbuh Agus.

Ketiga, lanjutnya, banjir di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu (12/1). Ini juga dipicu oleh hujan deras turun di seluruh Kota Parepare. Genangan di beberapa titik pun muncul dengan ketinggian air beragam.

"Namun demikian, genangan segera surut dan aktivitas masyarakat berangsur kembali normal. Pada hari sebelumnya (11/1) genangan air sudah terjadi di wilayah Kota yang dipicu oleh hujan yang disertai angin kencang," tutur dia.

Agus mengatakan beberapa insiden di atas menunjukkan ancaman yang dipicu oleh fenomena hidrometeorologi bergerak ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur. BMKG pun telah memberikan peringatan dini ke sejumlah wilayah dengan status Waspada hingga Siaga.

"BNPB mengimbau kepada BPBD wilayah tengah dan timur untuk siaga, salah satunya memonitor peringatan dini yang diberikan oleh BMKG sehingga mereka dapat melanjutkan peringatan dini kepada masyarakat," tandas Agus.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama Gladi Kotor Wisuda Sarjana ke 49-50 dan Magister ke 37-38 Universitas Narotama

21 Oktober 2020, 10:36:25

Dalam rangka pelaksanaan Wisuda Sarjana ke 49 – 50 dan Magister ke 37 – 38 Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya yang akan diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu, 24 Oktober 2020 pukul 08.00 WIB – Selesai, tempat H.R. Djoko Soemadijo Hall di Jl. Arief Rachman Hakim No.51 Sukolilo, Surabaya. Telah dilakukan kegiatan Gladi Kotor pada Selasa (20/10/2020) pukul 13.00 WIB-selesai, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS
21 Oktober 2020, 09:00:03

Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Ditangkap di AS Jakarta -- Mantan Menteri Pertahanan Meksiko Salvador Cienfuegos ditangkap di Amerika Serikat. Dia ditangkap atas tuduhan yang dirahasiakan, Kamis (15/10). Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan Cienfuegos ditangkap di di .....

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II
23 Oktober 2020, 09:00:01

Rincian Syarat Daftar BLT UMKM Tahap II Jakarta -- Pendaftaran program bantuan langsung tunai (BLT) program bantuan presiden tahap II telah dibuka pada 13 Oktober lalu. Pemerintah menyediakan 3 juta kuota untuk pelaku UMKM yang terdampak covid-19. Pelaku .....