go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Pengguna Skuter Listrik Minimal 17 Tahun, Tak Wajib SIM

Pengguna Skuter Listrik Minimal 17 Tahun, Tak Wajib SIM

24 November 2019, 09:00:01

Jakarta -- Polda Metro Jaya menyatakan pengendara skuter listrik di Jakarta tidak perlu memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) meski ada batasan usia.

Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar menyebut skuter listrik tidak boleh digunakan di jalan raya, melainkan di kawasan tertentu saja. Oleh karena itu, tidak dibutuhkan SIM bagi penggunanya.

"Tidak menggunakan SIM untuk skuter listrik. Itu kan karena skuter listrik hanya diperbolehkan di kawasan tertentu bukan di jalan," kata Fahri saat dikonfirmasi, Jumat (22/11).

Meski begitu, saat ini Polda Metro Jaya masih mengkaji terkait kewajiban SIM bagi para pengendara skuter listrik.

"Tapi memang sampai saat ini, kita kaji. Masih belum harus menggunakan SIM bagi pengendaranya," kata Fahri.

Para pengendara skuter listrik saat ini, lanjutnya, tetap harus mematuhi batas usia, yakni minimal 17 tahun. Nantinya, pengecekan usia pengendara dilihat dari KTP yang dimiliki.

"Jadi kalau dia belum ber-KTP ya kita sudah tahu dia belum bisa, bukan berarti 17 tahun harus ada SIM," ucap Fahri.

Ihwal penilangan, bakal diterapkan kepada pengendara skuter listrik yang melintas di jalan raya dan trotoar. Penilangan diterapkan kepada pengguna atau pengendara, bukan pihak yang menyewakan.

"Ya sama kalau misalnya pinjam mobil rental, kan kalau yang ditilang pengemudinya, kalau mobil rental kan enggak mungkin rentalnya yang ditilang. Kerugian dan denda segala macam yang dikasih pihak peminjam itu urusan pengendara," tutur Fahri.

Penggunaan skuter listrik di wilayah DKI Jakarta menjadi sorotan lantaran terjadi kecelakaan hingga mengakibatkan korban jiwa. Kecelakaan terjadi pada Minggu, 10 November lalu.

Dua remaja pengendara skuter listrik yang disewa dari GrabWheels tewas ditabrak mobil dari belakang. Kejadian nahas itu menimpa mereka di sekitar Jalan Pintu Senayan pada Minggu dini hari.

Pengemudi Toyota Camry yang menabrak dua remaja hingga tewas, yakni DH, kini ditahan Polda Metro Jaya. DH juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengaku tengah membahas peraturan gubernur mengenai penggunaan skuter di ibu kota.

Dalam aturan itu, nantinya akan diatur usia minimum pengguna yakni 17 tahun dan kecepatan maksimal 5 kilometer per jam.

Dalam peraturan itu juga, Syafrin menegaskan para pengguna skuter harus memakai alat pelindung diri seperti helm. Pada malam hari mereka juga menggunakan baju yang bisa diidentifikasi di kegelapan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama Pemkot Surabaya Bantu Penyemprotan Disinfektan di Kampus Universitas Narotama

04 April 2020, 08:41:59

Universitas Narotama kembali melakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lingkungan kampus pada hari Rabu (1/4/2020). Bahkan untuk penyemprotan disinfektan yang kedua ini, Pemkot Surabaya turut membantu dengan mobil khusus penyemprot terutama area yang berada di luar ruang gedung. Penyemprotan disinfektan yang pertama dilakukan di lingkungan kampus Universitas Narotama pada hari Jumat (20/3/2020). Semua ruangan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis Jakarta -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua warga menggunakan masker untuk mencegah virus corona (Covid-19). Meski begitu, kata Doni, Jokowi meminta .....

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona
07 April 2020, 09:00:00

Bos Ojol Respons Aturan PSBB Larang Angkut Orang Kala Corona Jakarta, Representatif perusahaan ride-hailing asal Singapura, Grab di Indonesia mengatakan pihaknya tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....