go green
Recent Issues

Tokopedia Tanggapi Rencana Melantai di Bursa Saham

Tokopedia Tanggapi Rencana Melantai di Bursa Saham

10 Oktober 2019, 09:00:01

Perusahaan e-commerce Tokopedia mengatakan saat ini pihaknya belum tertarik melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui initial public offering (IPO) sebagai salah satu solusi pendanaan sejumlah perusahaan rintisan (startup).
Namun, Co-founder sekaligus CEO Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan IPO masuk ke dalam rencana jangka panjang Tokopedia.
"Saat ini belum mau IPO. Tapi IPO merupakan rencana jangka panjang Tokopedia," ujar William saat menjadi pembicara di Tech in Asia Conference di Jakarta Convention Center, Rabu (9/10).
Lebih lanjut, William menyebut memiliki modal yang cukup dari dua investor besar mereka yakni Alibaba Group dan Softbank Vision Fund. Modal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Tokopedia masih enggan melakukan IPO.
"Kami masih punya cukup modal dari investor besar seperti Alibaba dan Softbank, maka kami belum mau IPO," terangnya.

Sebelumnya pada 2017 lalu, Tokopedia mendapat kucuran dana senilai US$1,1 miliar. Investasi tersebut didominasi oleh Alibaba Group dan pemilik saham Tokopedia.
Tak hanya sampai di situ, setahun lalu Tokopedia kembali mengumumkan perolehan pendanaan baru sebesar US$1,1 miliar dari Softbank Vision Fund dan Alibaba Group dengan partisipasi Softbank Ventures Korea.
Di satu sisi Bursa Efek Indonesia (BEI) guna mendorong unicorn IPO, BEI telah melonggarkan Peraturan I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek Bersifat Ekuitas Selain Saham yang Diterbitkan Oleh Perusahaan Tercatat. Beleid itu sudah direvisi sejak akhir tahun lalu.

Beberapa poin dalam aturan itu, antara lain syarat net tangible asset (NTA) minimal Rp5 miliar di papan pengembangan, laba usaha minimal Rp1 miliar, dan nilai kapitalisasi pasar minimal Rp100 miliar.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan

18 Oktober 2019, 03:33:02

Sumber daya alam (SDA) Indonesia yang begitu melimpah seharusnya menjadi kesempatan para peneliti untuk membuat riset mengenai hal tersebut dengan lebih intens. Hal itulah yang dilakukan oleh Makno Basoeki, lulusan program studi Magister Teknik Universitas Narotama (UNNAR). Sejak tahun 2000, Makno melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membuat produk beton karya anak bangsa yang berkualitas. “Diawali dari keprihatinan saya karena masih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169
18 Oktober 2019, 09:00:03

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169 Jakarta -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 6.169 pada Rabu (16/10) sore. Posisi tersebut menguat 0,19 persen dibandingkan Selasa (15/10). RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp8,8 .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....