go green
Recent Issues

Usai Hujan, 322 Meter Kubik Sampah Menumpuk di Manggarai

Usai Hujan, 322 Meter Kubik Sampah Menumpuk di Manggarai

10 Oktober 2019, 09:00:01

Jakarta -- Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Rabu (9/10) pagi ini mengangkat ratusan meter kubik sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai, Jakarta Selatan. Sampah-sampah di pintu air ini meningkat karena hujan tadi malam.

Hujan membuat kenaikan tinggi muka air hingga mencapai status siaga III dan II di Bendung Katulampa Bogor dan Pos Depok pada Selasa (8/10) malam. Aliran air dari sana kemudian mengirim sampah-sampah yang membuat terjadi penumpukan di Pintu Air Manggarai.

"Sejak tadi malam sampah di Pintu Air Manggarai meningkat. Lebih dari 322 meter kubik sampah sudah berhasil diangkat," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih melalui keterangannya tertulisnya, Rabu (9/10).

Andono mengatakan sampah-sampah yang diangkat kemudian dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. Sampah-sampah itu diangkut menggunakan truk.

"Sampah tersebut dikirim ke TPST Bantargebang menggunakan 7 rit truk sampah typer besar dan 11 rit typer kecil," ujarnya.

Andono lebih jauh menjelaskan sampah yang terdapat di Pintu Air Manggatai berupa sampah plastik, ranting pohon, dan sampah rumah tangga lainnya.

Andono mengatakan jika sampah-sampah itu tidak segera diangkat maka penumpukan bisa menyebabkan air sungai meluap dan berdampak pada banjir.

"Kami antisipasi dengan menyiagakan petugas di lokasi tersebut selama 24 jam. Sejak semalam, petugas giat melakukan pengangkatan sampah," katanya.

Selain di Pintu Air Manggarai, petugas Dinas LH DKI turut berjaga di sejumlah titik yang rawan seperti Kali Ciliwung BKB Season City. Dari sana, Dinas LH juga mengangkat sampah sebanyak 72 meter kubik. Selain itu, petugas juga berjaga di Jembatan Kali Ciliwung, Kampung Melayu.

Untuk diketahui Dinas LH DKI Jakarta menyiagakan 4 ribu petugas dari UPK Badan Air untuk menangani sampah di musim penghujan.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan

18 Oktober 2019, 03:33:02

Sumber daya alam (SDA) Indonesia yang begitu melimpah seharusnya menjadi kesempatan para peneliti untuk membuat riset mengenai hal tersebut dengan lebih intens. Hal itulah yang dilakukan oleh Makno Basoeki, lulusan program studi Magister Teknik Universitas Narotama (UNNAR). Sejak tahun 2000, Makno melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membuat produk beton karya anak bangsa yang berkualitas. “Diawali dari keprihatinan saya karena masih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169
18 Oktober 2019, 09:00:03

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169 Jakarta -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 6.169 pada Rabu (16/10) sore. Posisi tersebut menguat 0,19 persen dibandingkan Selasa (15/10). RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp8,8 .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....