go green
Recent Issues

Polisi Tetapkan 55 Tersangka Ricuh Demo Tolak RKUHP

Polisi Tetapkan 55 Tersangka Ricuh Demo Tolak RKUHP

28 September 2019, 09:00:00

Jakarta -- Kepolisian menetapkan 55 orang tersangka terkait kericuhan dalam aksi demonstrasi menolak RKUHP dalam di sejumlah daerah, pada Selasa (24/9) kemarin. Para tersangka itu tersebar di Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Jakarta.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengklaim penetapan tersangka dilakukan berdasarkan alat bukti yang ditemukan polisi.

Dedi menjelaskan detail, di Jawa Barat, polisi menetapkan empat orang tersangka dari 35 orang yang ditangkap. Sementara 31 lainnya dipulangkan.

"Dari empat tersangka ini diduga kita menemukan jejak anarko bermain memprovokasi massa bertindak anarkis," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/9).

Kemudian di Sulawesi Selatan, dari 207 orang yang diamankan, dua orang ditetapkan tersangka. Sementara di Jakarta, dari 94 orang yang diamankan, 49 orang diantaranya dinaikkan sebagai tersangka.

Sedangkan di Sumatera Utara dari 56 orang diamankan sebanyak 40 orang masuk ke penyidikan. Sejauh ini belum ada penetapan tersangka di Sumatera Utara.

Sejauh ini Dedi masih belum merinci peran masing-masing tersangka terkait kericuhan dalam aksi unjuk rasa. Yang jelas polisi masih menyelidiki apakah para tersangka memiliki keterkaitan satu sama lain.

"Perlu disampaikan demo yang terjadi di beberapa wilayah memang ditumpangi oleh perusuh yang sengaja memprovokasi mahasiswa dan masyarakat melakukan tindakan anarkis. Kita masih dalami siapa master mind dari kerusuhan ini," tuturnya.

Diketahui Selasa (24/9) kemarin, aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR berakhir dengan kerusuhan. Dalam aksi tersebut, polisi terpaksa membubarkan massa dengan menggunakan water canon hingga tembakan gas air mata.

Tak hanya Jakarta, kericuhan juga terjadi di Makassar, Bandung dan Medan. Sejumlah video menyebar di media massa soal aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh anggota kepolisian terhadap pedemo.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan Riset Sejak Tahun 2000, Mahasiswa Magister Teknik UNNAR Eksplorasi Bioconc untuk Pembuatan Beton Ramah Lingkungan

18 Oktober 2019, 03:33:02

Sumber daya alam (SDA) Indonesia yang begitu melimpah seharusnya menjadi kesempatan para peneliti untuk membuat riset mengenai hal tersebut dengan lebih intens. Hal itulah yang dilakukan oleh Makno Basoeki, lulusan program studi Magister Teknik Universitas Narotama (UNNAR). Sejak tahun 2000, Makno melakukan eksplorasi sumber daya alam untuk membuat produk beton karya anak bangsa yang berkualitas. “Diawali dari keprihatinan saya karena masih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169
18 Oktober 2019, 09:00:03

188 Saham Menguat, IHSG Naik ke Level 6.169 Jakarta -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 6.169 pada Rabu (16/10) sore. Posisi tersebut menguat 0,19 persen dibandingkan Selasa (15/10). RTI Infokom mencatat investor membukukan transaksi sebesar Rp8,8 .....

Server BMKG Diretas
17 Oktober 2019, 09:00:16

Server BMKG Diretas

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan dan Geofisika (BMKG) menyebut server yang menangani data kualitas udara PM10 diretas. Peretasan ini menyebabkan tidak berfungsinya pengiriman otomatis data polutan PM10 di situs dan .....