go green
Recent Issues

Densus 88 Temukan Indikasi ISIS Aktif di Papua Lewat JAD

Densus 88 Temukan Indikasi ISIS Aktif di Papua Lewat JAD

10 September 2019, 09:00:02

Jakarta -- Polri mengakui ada kelompok yang berafiliasi pada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Papua, yakni Jamaah Ansarut Daulah (JAD). Kelompok tersebut sudah terdeteksi kurang lebih dua tahun yang lalu.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menyebut ada kelompok terafiliasi ISIS di Papua yang terlibat dalam kerusuhan di Papua belakangan ini.

"Semalam saya sudah konfirmasi ke Densus 88 kalau indikasi ISIS di Papua memang sudah terindikasi, betul jaringan ISIS di Papua," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/9).

Ia mengatakan kelompok tersebut merupakan jaringan JAD. Selama dua tahun terdeteksi di Papua, kata Dedi, mereka baru aktif selama setahun belakangan.

Densus 88 juga pernah melakukan upaya penindakan hukum saat kelompok tersebut mau melakukan aksi pengeboman di Polres Manokwari tahun 2018.

"Salah satu yang sudah dilakukan upaya penegakan hukum oleh Densus 88 upaya melakukan pengeboman di Polres Manokwari tapi berhasil diamankan," tuturnya.

Adapun sejumlah wilayah yang terdeteksi kedapatan kelompok JAD ini diantaranya Jayapura, Wamena, Fakfak, Manokwari, dan Merauke.

"Itu sel-selnya memang dia dalam arti kata masih melakukan rekrutmen, kemudian penguasaan wilayah dan dia terus akan melakukan amaliah dengan sasaran anggota kepolisian. Masih kita dalami terus," ucapnya.

Soal keterlibatan kelompok ini dalam kerusuhan di Papua, Dedi mengaku masih menyelidiki.

"Keterkaitan ISIS dengan kerusuhan ini masih didalami dulu. Tentunya Polri bekerja secara hukum, kalau ada maka penegakan hukum akan dilakukan," ujarnya.

Saat ini, kata Dedi, pihaknya masih fokus mencari dalang kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat.

"Yang jelas saat ini kita sedang fokus mengungkap dalang kerusuhan terkait kasus Papua dan melakukan upaya pencegahan maksimal sampai beberapa hari dan beberapa bulan ke depan," tuturnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
5 Mahasiswa FIK UNNAR Sebagai Instruktur Workshop IoT Fundamental 5 Mahasiswa FIK UNNAR Sebagai Instruktur Workshop IoT Fundamental

12 September 2019, 07:13:59

Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bertindak sebagai instruktur workshop Internet of Things (IoT) Fundamental yang dilakukan di BOSCH Innovation Center, Jalan Diponegoro, Surabaya, pada 11 dan 12 September 2019. Workshop yang diselenggarakan atas kerjasama FIK UNNAR dan SMKN 7 Surabaya ini dibuka oleh Kaprodi Sistem Komputer, Slamet Winardi, ST, MT. Kelima mahasiswa tersebut adalah Muhamad Nur ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif
14 September 2019, 09:00:03

Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengenang mendiang Presiden RI ketiga Bacharudin Jusuf Habibiesebagai sosok yang sangat inovatif dan inspiratif. Nasir mengenang sosok Habibie berkontribusi mendorong kemajuan .....