go green
Recent Issues

Pedas Cabai dan Kilau Emas Bakal Kerek Inflasi Agustus 2019

Pedas Cabai dan Kilau Emas Bakal Kerek Inflasi Agustus 2019

04 September 2019, 09:00:01

Jakarta -- Hasil survei pemantauan harga-harga komponen pengeluaran Bank Indonesia (BI) menunjukkan ada kenaikan harga atau inflasisebesar 0,15 persen secara bulanan dan 3,47 persen secara tahunan 3,47 persen pada Agustus 2019.

Sumbangan inflasi berasal dari harga cabai merah dan cabai rawit yang melonjak, serta semakin berkilaunya harga komoditas emas.

Berdasarkan hasil survei bank sentral nasional sampai pekan terakhir bulan ini, inflasi harga cabai merah sebesar 0,11 persen dan cabai rawit 0,15 persen. Sementara inflasi emas perhiasan sekitar 0,08 persen.

"Cabai dan emas sama seperti beberapa waktu sebelumnya (menyumbang inflasi), tapi harga cabai sudah mulai turun, meski harganya masih relatif tinggi," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Gedung BI, Jakarta, Jumat (30/8).

Menurut Perry, sumbangan inflasi dari harga cabai terbilang wajar karena disebabkan oleh faktor cuaca yang mengganggu proses produksi di sejumlah sentra cabai di Tanah Air. Misalnya, yang ada di Pulau Jawa dan Sumatera.

"Tapi kami melihat ini bersifat temporer, insya Allah beberapa bulan ini sudah mulai masuk panen cabai dan akhir tahun inflasi masih di bawah 3,5 persen," katanya.

Ia meyakini tingkat inflasi tidak akan melebar dari target karena beberapa komponen pengeluaran masyarakat justru mengalami penurunan harga atau deflasi. Misalnya, tarif angkutan udara sekitar minus 0,09 persen, bawang merah minus 0,07 persen, daging ayam ras 0,02 persen, dan sisanya dari sayur-sayuran.

Pada bulan lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,31 persen secara bulanan pada Juli 2019. Sementara secara tahunan berada di kisaran 3,32 persen.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan inflasi terjadi di hampir seluruh kelompok pengeluaran. Untuk kelompok bahan makanan, inflasinya tercatat sebesar 0,8 persen dan memberikan andil sebesar 0,17 persen.

Sumbangan inflasi bahan makanan diberikan oleh cabai rawit sebesar 0,06 persen. Sementara bawang putih dan bawang merah masing-masing memberi andil deflasi sebesar 0,02 persen dan 0,04 persen.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
5 Mahasiswa FIK UNNAR Sebagai Instruktur Workshop IoT Fundamental 5 Mahasiswa FIK UNNAR Sebagai Instruktur Workshop IoT Fundamental

12 September 2019, 07:13:59

Lima mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) bertindak sebagai instruktur workshop Internet of Things (IoT) Fundamental yang dilakukan di BOSCH Innovation Center, Jalan Diponegoro, Surabaya, pada 11 dan 12 September 2019. Workshop yang diselenggarakan atas kerjasama FIK UNNAR dan SMKN 7 Surabaya ini dibuka oleh Kaprodi Sistem Komputer, Slamet Winardi, ST, MT. Kelima mahasiswa tersebut adalah Muhamad Nur ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif
14 September 2019, 09:00:03

Menristekdikti Kenang Habibie Sebagai Sosok Inovatif

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengenang mendiang Presiden RI ketiga Bacharudin Jusuf Habibiesebagai sosok yang sangat inovatif dan inspiratif. Nasir mengenang sosok Habibie berkontribusi mendorong kemajuan .....