go green
Recent Issues

Harga Emas Makin Mengilap

Harga Emas Makin Mengilap

13 Agustus 2019, 09:00:12

Jakarta -- Harga emas makin mengilap di tengah ketidakpastian global. Bahkan, emas global berhasil menembus rekor tertingginya selama enam tahun ke level US$1.500 per toy ounce pada Rabu (7/8).

Analis Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan lonjakan harga emas dipicu sentimen negatif ekonomi global. Imbasnya, pasar melarikan dananya kepada aset safe haven, seperti emas dan dolar AS.

Pertama, kenaikan emas didorong meningkatnya tensi perang dagang AS-China menyusul rencana Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif tambahan 10 persen atas barang impor China mulai September senilai US$300 juta.

Kedua, China melakukan balasan dengan melemahkan kurs Yuan yang bertujuan membuat ekspor China lebih murah, sehingga mampu menutupi sebagian dari beban tarif yang diberlakukan oleh AS. Kondisi ini mengisyaratkan perang dagang mulai merambah ke perang nilai tukar mata uang, sehingga menambah kekhawatiran di pasar.

Ia bilang pasar akan terus mencermati kemajuan negosiasi dagang dua negara. Rencananya, AS-China kembali bertemu pada bulan ini.

"China masih akan melakukan negosiasi dengan AS, kemungkinan awal bulan ini akan membahas perdagangan kembali, apakah AS akan menunda bea impor sebesar US$300 miliar. Nah, kesepakatan ini yang ditunggu," katanya.

Ketiga, rencana Inggris keluar dari Uni Eropa atau British Exit (Brexit) mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Inggris melambat. Pada Juni 2019, ekonomi Inggris hanya mampu tumbuh 1,0 persen yang merupakan pertumbuhan terendah sejak Agustus 2013. Padahal, Inggris merupakan salah satu pusat perdagangan emas global.

Kondisi-kondisi tersebut, kata Ibrahim, membuka peluang penurunan suku bunga acuan yang lebih agresif dari bank sentral dunia. Pekan lalu, bank sentral Selandia Baru dan India telah mengerek turun suku bunga. Kemungkinan, lanjutnya, langkah ini akan diikuti oleh bank sentral Australia.

"Dengan dampak perang dagang ini, The Fed yang akan kembali melakukan pertemuan di September dan akan kembali agresif menurunkan suku bunga lebih dari 25 basis poin. Artinya ini positif bagi emas," katanya.

Kenaikan emas global mempengaruhi kinerja emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Logam mulia sempat menyentuh harga Rp753 ribu per gram pada Kamis (8/8) lalu yang merupakan rekor tertinggi.

Namun, pada Senin (12/9), emas Antam turun Rp5.000 per gram menjadi Rp747 ribu per gram. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) turun Rp4.000 menjadi Rp674 ribu.

Ibrahim memprediksi harga emas akan sedikit terkoreksi lantaran pasar melakukan aksi ambil untung atas kenaikan emas. Ia memprediksi harga emas global akan turun ke posisi US$1.477 per troy ons pada pekan ini

"Pada saat di harga US$1.477 per troy ons kesempatan untuk investor kembali koleksi emas," tandasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial
19 Agustus 2019, 09:00:02

Intip Strategi Menabung Valas bagi Generasi Milenial Jakarta -- Valuta asing (valas) kerap menjadi kebutuhan masyarakat, terutama bagi generasi milenial yang gemar melancong ke luar negeri atau berencana memperoleh pendidikan berskala internasional. Untuk menjawab kebutuhan itu, sejumlah bank .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....