go green
Recent Issues

Menteri Malaysia Diperiksa Polisi Terkait Video Syur

Menteri Malaysia Diperiksa Polisi Terkait Video Syur

21 Juni 2019, 09:00:05

Menteri Koordinator Perekonomian Malaysia, Datuk Seri Mohamad Azmin Ali (54), diperiksa polisi terkait skandal video asusila dengan sesama jenis pada Selasa (18/6). Kuasa hukum Azmin, N. Surendran, menuturkan kepolisian telah memeriksa kliennya untuk meminta penjelasan terkait hal itu sebagai bagian dari penyelidikan.

Surendran menganggap skandal tersebut adalah upaya jelas dan sistematik untuk mendiskreditkan kliennya.
"Ada tanda-tanda jelas dari upaya terorganisir dan sistematis untuk mendeskritikan dan menjatuhkan menteri dengan serangan palsu dan jahat ini," papar Surendran seperti dikutip The Straits Times.
"Para pelaku memiliki akses ke data pribadi anggota partai dan agenda politik yang jelas," paparnya menambahkan.

Azmin juga merupakan Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) pimpinan Anwar Ibrahim. Anwar juga sempat dipenjara oleh lawan politiknya, Mahathir Mohamad, atas tuduhan melakukan hubungan sesama jenis dengan sekretarisnya.
Seorang lelaki yang mirip Azmin disebut ada dalam sebuah video asusila sesama jenis. Salah satu pemerannya dalam video oti adalah Sekretaris Wakil Menko Perekonomian Malaysia, Haziq Abdullah Aziz.

Video asusila itu beredar sejak awal pekan lalu. Melalui akun Facebooknya, Haziq menyatakan pemeran di dalam video itu adalah dia dan Azmin.
Kepolisian sempat menangkap Haziq pada Jumat pekan lalu karena diduga berupaya meninggalkan Negeri Jiran di tengah penyelidikan skandal tersebut. Namun, tak lama ia dibebaskan dengan jaminan.

Satuan tugas khusus sengaja dibentuk guna menyelidiki skandal ini. Di Malaysia, hubungan seks sesama jenis termasuk tindak pidana.
Sebanyak 21 orang dilaporkan telah diperiksa terkait kasus ini. Meski belum bisa diverifikasi keaslian video itu, sejumlah analis menyimpulkan rekaman gambar tersebut tampak tidak diubah atau diedit secara digital.
Namun, pihak Azmin berkeras membantah bukan pemeran dalam video tidak senonoh itu.
Azmin bahkan menegaskan akan tetap menjalankan tugas meski sejumlah pihak menyarankan untuk berhenti sementara atau cuti selama polisi memproses skandal tersebut.

Azmin menyatakan tetap aktif sebagai menteri sekaligus pemimpin koalisi Pakatan Harapan yang mendukung pemerintah Perdana Menteri Mahathir Mohamad.
"Saya tetap fokus pada tugas sebagai Menteri Koordinator Perekonomian. Saya di sini untuk membantu Perdana Menteri, dan kami akan terus bergerak maju untuk rakyat," kata Ali kepada media pada Minggu pekan lalu.
Ali mengaku dia sama sekali tak terlibat dalam video skandal itu. Menurutnya, itu hanya permainan politik semata. Dia pun menyerahkan kepada pihak yang berwenang untuk menyelidiki dan mendesak agar tidak ada intervensi pihak lain dalam pemeriksaan.



Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur Seminar Nasional Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi SDM Industri Infrastruktur

13 Juli 2019, 06:48:51

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Narotama (UNNAR) bekerjasama dengan Forum Studi Transportasi antar Perguruan Tinggi (FSTPT) menyelenggarakan seminar nasional dan workshop SWLPPM 2019 dengan tema “Era Revolusi Industri 4.0 : Inovasi Penelitian Dalam Menunjang Kompetensi Sumber Daya Manusia Industri Infrastruktur” di Conference Hall Gedung C UNNAR, 12-13 Juli 2019. Seminar dibuka oleh Rektor UNNAR Dr. Arasy Alimudin, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih
16 Juli 2019, 09:00:01

Kemarau, 16 Desa di Banyumas Krisis Air Bersih Jakarta -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menginformasikan kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan lalu telah mengakibatkan sejumlah wilayah mereka kekeringan. Data yang mereka miliki, ada .....

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta
16 Juli 2019, 09:00:01

Neraca Dagang Juni Surplus Lagi US$200 Juta Jakarta -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan pada Juni 2019 mengalami surplus US$200 juta. Kinerja ini terbilang sama dibanding neraca perdagangan Mei yang mencatat surplus US$207,6 juta. Kepala .....