go green
Recent Issues

Terima Suap, Bupati Labuhanbatu nonaktif Divonis 7 Tahun

Terima Suap, Bupati Labuhanbatu nonaktif Divonis 7 Tahun

15 April 2019, 09:00:00

Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan, Sumatera Utara menjatuhkan vonis kepada Bupati Labuhanbatu nonaktif, Pangonal Harahap dengan hukuman pidana 7 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Vonis dijatuhkan karena majelis hakim menilai Pangonal terbukti menerima duit secara berlanjut dengan total Rp42,28 miliar dan Sin$ 218.000. Uang suap itu diterima Pangonal dari Direktur PT Binivan Konstruksi Abadi, Efendy Sahputra alias Asiong sebagai fee sejumlah proyek di Labuhanbatu.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut," ucap majelis hakim yang diketuai Erwan Efendi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (4/4).

Majelis hakim menilai Pangonal terbukti melanggar Pasal 12 huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Selain hukuman fisik dan denda, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman membayar uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp42,28 miliar dan Sin$218.000. Dengan ketentuan jika tidak dibayar atau harta bendanya tidak mencukupi dalam satu bulan setelah inkrah, maka diganti dengan hukuman satu tahun penjara.

Tak cuma itu, majelis hakim juga memberi hukuman tambahan, yaitu pencabutan hak politik selama 3 tahun setelah selesai menjalani masa hukuman penjara.

"Memberi hukuman tambahan terhadap terdakwa berupa pencabutan hak dipilih selama 3 tahun setelah terdakwa menjalani hukuman pokok," sebut Majelis hakim.

Vonis ini diketahui lebih ringan satu tahun dari tuntutan jaksa yang menuntut Pangonal divonis 8 tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider 4 bulan kurungan.

Jaksa juga sebelumnya menuntut majelis hakim menjatuhi hukuman tambahan berupa pencabutan hak politik selama 3,5 tahun.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan Inovasi Lupis Semanggi Karya Mahasiswa UNNAR Mendapatkan Hibah PKM Kewirausahaan

23 Mei 2019, 02:15:59

Iseng-iseng berhadiah. Mungkin itu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan kisah Ursulah Diana Fitriani dan kawan-kawan dari Universitas Narotama (UNNAR) Surabaya. Inovasi karya mahasiswi Program Studi Akuntansi bersama keempat orang temannya berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K). Inovasi yang mereka buat adalah produk makanan yang mereka namakan Lupis Semanggi Rainbow Cake. Ide membuat Lupis Semanggi itu ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran
27 Mei 2019, 09:00:00

Usai Kudeta, Eks Presiden Sudan Didakwa Membunuh Demonstran Mantan Presiden Sudan, Omar al-Bashir, yang dikudetapada 11 April lalu dilaporkan mulai menjalani proses hukum di pengadilan. Dia dituduh bertanggung jawab atas kematian sejumlah demonstran lantaran tindakan represif aparat keamanan. Dilansir .....

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet
27 Mei 2019, 09:00:00

APJII Catat Ponsel Pintar Dominasi Pengguna Internet Laporan penetrasi dan perilaku pengguna internet yang dirilis Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mencatat ponsel pintar mendorong pengakses internet. Hingga 2018, ponsel berkontribusi sebesar 93,9 persen pengguna internet, disusul .....