go green
Recent Issues

Sekelompok Ilmuan India Bantah Teori Einstein

Sekelompok Ilmuan India Bantah Teori Einstein

08 Januari 2019, 09:00:01

New Delhi: Sekelompok ilmuan India membantah sejumlah teori ilmiah yang selama ini berlaku di komunitas internasional. Salah satu yang dibantah adalah beberapa teori milik fisikawan ternama Albert Einstein.

Bantahan disampaikan sekelompok ilmuan dalam acara Kongres Sains India yang dibuka Perdana Menteri Narendra Modi. DR KJ Krishnan, seorang ilmuan dari sebuah universitas di negara bagian Tamil Nadu, menyebut teori Einstein dan juga Isaac Newton salah.
"Newton gagal memahami kekuatan repulsif gravitasi, dan teori-teori Einstein juga selama ini telah menyesatkan," ujar Krishnan, seperti dikutip dari laman BBC, Senin 7 Januari 2019.

Beberapa ilmuan lainnya juga menentang berbagai teori dan riset ilmiah ternama. Menurut mereka, riset sel punca (stem cell) sebenarnya sudah ada sejak zaman Hindu kuno.

Kepala sebuah universitas di India selatan mengutip beberapa teks Hindu yang menurutnya merupakan bukti bahwa riset stem cell sudah ada di India sejak ribuan tahun lalu.

G Nageshwar Rao, Wakil Kepala di Universitas Andhra, juga mengatakan bahwa sosok raja setan dari cerita rakyat Ramayana memiliki 24 jenis pesawat dan jaringan landasan pacu di Sri Lanka era modern.

Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian ilmuan India mengangkat mitologi dan agama sebagai dasar dari teori mereka. Dalam kongres tahun ini, agenda tersebut semakin meningkat.

Sejumlah kritik menyebut teks-teks kuno sebaiknya hanya dibaca untuk dinikmati, bukan dijadikan dasar ilmiah. Asosiasi Kongres Sains India mengaku "sangat khawatir" atas pandangan semacam itu.

"Kami tidak sejalan dengan pandangan mereka, dan menjauhkan diri dari komentar semacam itu. Hal ini sangat disayangkan," kata Premendu P Mathur, Sekretaris Jenderal Asosiasi Kongres Sains India, kepada kantor berita AFP.

Tahun lalu, Menteri Pendidikan Junior India Satyapal Singh mengatakan bahwa pesawat terbang sebenarnya pertama kali disebutkan dalam cerita Ramayana. Dia juga mengatakan pesawat terbang pertama diciptakan warga India bernama Shivakar Babuji Talpade, delapan tahun sebelum Wright bersaudara.

Pada 2014, PM Modi mengatakan kepada jajaran dokter dan staf medis di rumah sakit Mumbai bahaw cerita dewa Ganesha menunjukkan bahwa operasi plastik sudah ada di zaman India kuno.

Sumber: MetroNews

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Keluarga Besar Fakultas Hukum UNNAR Gelar Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Fakultas Hukum UNNAR Gelar Buka Puasa Bersama

21 Mei 2019, 03:58:22

Momen bulan puasa Ramadhan 1440 Hijriyah dipergunakan oleh Fakultas Hukum (FH) Universitas Narotama (UNNAR) untuk mempererat silaturrahmi antara dosen dan mahasiswa. Hal itu diwujudkan dengan digelarnya acara Buka Puasa Bersama Keluarga Besar Fakultas Hukum dan mahasiswa program studi Magister Kenotariatan (MKN), Senin 20 Mei 2019 di Conference Hall. Acara buka puasa tersebut diikuti oleh para dosen dan tenaga kependidikan di ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Putra Trump Bersedia Ditanyai Senat soal Intervensi Rusia
22 Mei 2019, 09:00:00

Putra Trump Bersedia Ditanyai Senat soal Intervensi Rusia Donald Trump Jr, putra Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan sudah bersedia untuk memberikan kesaksian kepada Senat mengenai dugaan intervensi Rusia dalam pemilihan umum 2016 lalu. Seorang sumber mengatakan kepada Reuters .....

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit
22 Mei 2019, 09:00:00

Luncurkan Masterplan, Jokowi Ingin Ekonomi Syariah RI Bangkit Jakarta -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan peta jalan atau Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024. Hal ini bertujuan untuk membangkitkan ekonomi syariah di Indonesia. "Saatnya kita bangkitkan potensi ekonomi syariah di .....

Transparansi Teknologi Bitcoin Untungkan Aparat Keamanan
22 Mei 2019, 09:00:00

Transparansi Teknologi Bitcoin Untungkan Aparat Keamanan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) mengatakan pendanaan maupun penggunaan bitcoin untuk terorisme atau melakukan pencucian uang akan menguntungkan aparat hukum untuk menindak. Pasalnya, seluruh transaksi bitcoin berjalan dengan teknologi blockchain yang .....