go green
Recent Issues

Jika Pembunuh Eno Tak Dihukum Mati, Massa Siap Buat Perhitungan

Jika Pembunuh Eno Tak Dihukum Mati, Massa Siap Buat Perhitungan

10 Juni 2016, 09:00:41

TANGERANG – Sidang tuntutan terhadap RA (16), terdakwa pembunuh Eno Parihah di Pengadilan Negeri Tangerang hari ini diwarnai unjuk rasa ratusan warga Serang, Banten. Mereka meminta majelis hakim menghukum mati pembunuh Eno.

Jika terdakwa tidak dihukum mati, mereka mengancam akan mengerahkan seluruh warga Serang untuk menyerbu PN Tangerang.

"Jika hukum tidak bisa ditegakkan, jika hukum tidak bisa berlaku adil, maka kami seluruh warga Serang, Banten, yang akan bertindak," teriak Salman, seorang pendukung Eno Parihah dalam orasinya di depan PN Tangerang, Jumat (10/6/2016).

Massa menilai pembunuhan Eno sangat keji dan pembunuhnya harus dihukum setimpal. "Kalau mereka tidak dihukum mati, maka kami seluruh warga Serang, Banten akan datang ke Pengadilan Negeri Tangerang untuk buat perhitungan," ujar Salman.

(Baca juga: Ratusan Pendukung Eno Kepung PN Tangerang)

Selain berorasi dan membentang spanduk kecaman, massa juga menginjak-injak gambar para terdakwa pembunuh Eno Parihah. Mereka terus berteriak meminta pembunuh Eno dihukum mati. Pantauan di lokasi, massa masih terus beraksi sambil menanti pembacaan tuntutan dari jaksa terhadap terdakwa pembunuh Eno, RA, di PN Tangerang.

(sal)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Dosen UNNAR Adakan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Bagi Pelajar Dosen UNNAR Adakan Sosialisasi dan Penyuluhan Hukum Bagi Pelajar

11 Desember 2018, 08:16:10

Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak hanya memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak yang buruk. Oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali dengan pengetahuan akan internet sehat dengan literasi media sehingga dapat mengenali ciri-ciri berita hoax, dan penerima berita dapat mengakses, menganalisis, mengevaluasi, dalam mengambil makna dari suatu berita. Hal tersebut disampaikan oleh Dr. Suwardi, SH, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News