go green
Recent Issues

Khamenei Sebut Iran Tak Akan Berperang dengan AS

Khamenei Sebut Iran Tak Akan Berperang dengan AS

21 Mei 2019, 09:00:01

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memastikan bahwa negaranya tidak akan berperang dengan Amerika Serikat meski keduanya sedang bersitegang.

"Tidak akan ada perang. Bangsa Iran memilih jalan menahan diri. Kami tidak ingin cari perang, dan mereka juga. Mereka tahu itu bukan kepentingan mereka," ujar Khamenei dalam pidato yang disiarkan di stasiun televisi negara, Selasa (14/5).
Namun, Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan mau lagi bernegosiasi dengan AS terkait nuklir, salah satu isu yang membuat relasi kedua negara memanas sepekan belakangan.
"Negosiasi seperti itu adalah racun," kata Khamenei.

Ketegangan bermula ketika Presiden Donald Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran yang disepakati pada 2015 lalu, yaitu Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).
Perjanjian yang digagas di era Barack Obama itu menyepakati bahwa negara Barat akan mencabut serangkaian sanksi terhadap Teheran.
Sebagai balasan, Iran harus menyetop segala bentuk pengembangan senjata rudal dan nuklirnya, termasuk pengayaan uranium.

Namun, di bawah komando Presiden Donald Trump, AS menarik diri secara sepihak dari perjanjian nuklir itu pada Mei 2018 lalu dan kembali menerapkan sanksi atas Iran.
Meski Inggris, Prancis, Jerman, China, dan Rusia tetap mempertahankan kesepakatan itu, Iran tetap geram karena sanksi AS berdampak besar pada perekonomian mereka.
Hingga akhirnya pada awal pekan ini, Presiden Hassan Rouhani memberikan ultimatum kepada para pihak penandatangan JCPOA.
Ia mengancam bakal melanjutkan kembali pengayaan uranium jika para pihak penandatangan JCPOA tidak membela Iran di tengah dera sanksi AS.


Sumbar: Cnnindonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan Permudah Pendataan, Dosen UNNAR Kembangkan Sistem Informasi untuk Panti Asuhan

19 Juni 2019, 02:57:02

Teknologi dan Informasi (TI) sudah menjadi kebutuhan masyarakat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Salah satunya adalah untuk mempermudah dalam hal pendataan masyarakat. Sayangnya, masih ada juga instansi sosial seperti panti asuhan yang belum mengikuti perkembangan TI seperti yang lainnya. Melihat hal itu, dosen Sistem Informasi Universitas Narotama (UNNAR), Immah Inayati, S.Kom, M.Kom, MBA membuat sebuah program sistem informasi manajemen dan kepengasuhan untuk ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi
19 Juni 2019, 09:00:02

Hamas Beri Penghormatan Terakhir bagi Mohamed Mursi Salah satu faksi besar di Palestina, Hamas, memberikan penghormatan kepada mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi, yang meninggal dunia akibat serangan jantung di pengadilan pada Senin (17/6). Melalui sebuah pernyataan pada Selasa .....

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan
19 Juni 2019, 09:00:02

Dampak Kemarau, 3 Desa di Bantul Alami Kekeringan Jakarta -- Memasuki musim kemarau, tiga daerah di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dilaporkan mengalami kekeringan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menyatakan tiga desa yang terkena dampak kemarau .....

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com
19 Juni 2019, 09:00:02

Google Dituduh Curi Lirik Lagu dari Genius.com Salah satu pengembang situs Genius.com, Genius Media menuduh Google telah menyalin lirik lagu yang ada di situs miliknya. Perusahaan mengatakan bahwa mereka telah mengajukan keluhan kepada Google selama bertahun-tahun. Kepala Strategi .....