go green
Universitas Narotama Peduli

LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19


Ka.LPPM

Dr. Ir. Sri Wiwoho Mudjanarko ST., MT., IPM.
Direktur Kemahasiswaan

Andi Pontjo Wiyono, SH.,MH

Recent Issues

Jokowi Mau Drone Militer Diproduksi Massal 2022

Jokowi Mau Drone Militer Diproduksi Massal 2022

07 Februari 2020, 09:00:17

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro menyampaikan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memproduksi pesawat tanpa awak alias drone secara massal. Jokowi ingin drone untuk keperluan militer segera diproduksi massal. "Pertama, drone untuk keperluan militer. Kita sudah namakan Elang Hitam. Rencananya drone yang untuk keperluan kombatan atau militer ini dimulai produksi masal pada 2024. Itu rencana awal. Tapi melihat kebutuhan di dalam negeri dan kesiapan, baik desain maupun manufakturnya, presiden arahkan agar bisa dipercepat jadi 2022," kata Bambang di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2020).
Indonesia saat ini sudah memiliki drone produksi dalam negeri Elang Hitam dengan jenis MALE (medium altitude long endurance). Rencananya, drone akan dikembangkan dengan ditanamkan radar. "Perlu diketahui drone ini didesain BPPT, Lapan dan Balitbang Kemenhan dan akan diproduksi 2 BUMN, PT DI untuk manufakturnya, dan LEN untuk keperluan senjata, sistem sensor maupun radar. Kami sudah ajukan beberapa perubahan termasuk dukungan anggaran agar drone ini bisa produksi masal mulai 2022," kata Bambang.
Wacana ini sudah disampaikan kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Menhan Prabowo Subianto. Keperluan akan drone dinilai penting untuk keamanan dalam negeri. "Tentunya sudah disampaikan juga oleh Menhan dan Panglima TNI memang ada kebutuhan tersebut. Untuk keamanan dalam negeri dan konteks keamanan di perbatasan," ujar Bambang.
Namun untuk saat ini, prototipe drone akan dibuat sebanyak lima unit. Produksi massal direncanakan berjalan pada 2022. "Kita bikin prototipe dulu sampai 5. mulai 2022 setelah kita punya 5 prototipe baru kita produksi dalam jumlah besar. Kan harus prototipe dulu untuk memastikan ini sesuai kebutuhan," ujar Bambang.




Sumbe: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Galang Bantuan APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19 Universitas Narotama Galang Bantuan  APD Untuk Petugas Medis Lawan COVID-19

27 Maret 2020, 12:43:35

Masih kurangnya perlengkapan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para petugas medis yang berada pada garda terdepan melawan virus COVID-19, sivitas akademika Universitas Narotama bergerak dengan memberikan bantuan paket uang dan APD yang akan didistribusikan ke beberapa wilayah di Indonesia. Donasi bantuan uang dapat ditranfer melalui Bank BNI No. Rek. 5420021981 a.n. LPPM Universitas Narotama. Bantuan APD ( kaca mata pelindung, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona
31 Maret 2020, 09:00:17

Karyawan Otomotif di Indonesia Mulai WFH Imbas Corona JakartaSejumlah perusahaan otomotif di Indonesia mulai memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sebagai upaya pencegahan penularan virus corona (Covid-19). Salah satu perusahaan, Astra Daihatsu Motor (ADM), .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....