go green
Recent Issues

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot

23 Juta Pekerjaan Akan Tergantikan oleh Robot

31 Oktober 2020, 09:00:01

Jakarta -- McKinsey Indonesia mengatakan sebanyak 23 juta pekerjaan akan tergantikan dengan otomatisasi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi Indonesia ke depannya.

Otomatisasi adalah penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan pekerjaan tanpa pengawasan manusia.

"Betul kalau melihat potensi dari otomasi, pekerjaan yang tergantikan ada tantangan besar bagi Indonesia. 23 juta pekerjaan kurang lebih akan akan tergantikan," tutur Managing Partner McKinsey Indonesia Philia Wibowo dalam diskusi Reformasi dan Menata Ulang Indonesia Pasca Covid-19, Rabu (21/10).

Namun, di sisi lain akan muncul 27 juta hingga 36 juta lapangan pekerjaan baru. Lapangan pekerjaan baru itu bukan timbul dari otomasi, namun dipicu kondisi di Indonesia.

Misalnya, Indonesia memiliki bonus demografi, sehingga penduduk usia produktif lebih banyak dibandingkan usia tua. Penduduk usia produktif tersebut dinilai bisa mendorong konsumsi.

"Ada 10 juta pekerjaan baru tercipta, pekerjaan yang tadinya tidak ada, jadi ada. Misalnya, zaman dulu tidak ada ada digital marketing, karena digital ada juga pekerjaan yang tercipta," tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menuturkan tenaga kerja Indonesia hendaknya mengantongi keterampilan baru agar bisa meraih peluang pekerjaan tersebut. Ia menyebut 4 teratas keterampilan yang dibutuhkan.

Meliputi memiliki keahlian dalam bidang tertentu, interaksi dengan pemangku kepentingan, manajemen dan mengembangkan SDM, serta pekerjaan fisik yang tidak terduga seperti pemadam kebakaran.

"Mungkin dulu kalau general sudah cukup tapi ke depan semakin orang punya expertise (keahlian) apakah dalam suatu fungsi atau sektor itu akan makin dibutuhkan. Jadi, tuntutan lulusan kita atau orang yang sudah kerja adalah bagaimana untuk memiliki spesialisasi karena itu penting," tandasnya.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Magister Kenotariatan Universitas Narotama dan Pengwil PPAT Jatim Adakan Penyuluhan Hukum di Desa Kedungmaling, Mojokerto Prodi Magister Kenotariatan Universitas Narotama dan Pengwil PPAT Jatim Adakan Penyuluhan Hukum di Desa Kedungmaling, Mojokerto

30 November 2020, 16:20:23

Program Studi Magister Kenotarian (Prodi MKN) – Fakultas Hukum (FH) – Universitas Narotama (UN) Surabaya bersama Pengurus Wilayah (Pengwil) Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Jawa Timur mengadakan kegiatan baksi sosial dan penyuluhan hukum kepada masyarakat di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (28/11/2020). Rombongan dari Prodi MKN dan Pengwil IPPAT Jatim tersebut diterima langsung oleh Pjs Bupati Mojokerto, Dr. ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

ITS Surabaya Sabet Juara Umum Kontes Robot Indonesia 2020
01 Desember 2020, 09:00:03

ITS Surabaya Sabet Juara Umum Kontes Robot Indonesia 2020 Jakarta, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menjadi juara umum tingkat nasional pada Kontes Robot Indonesia (KRI) 2020. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim berharap kontes robot ini menjadi wadah bagi .....