go green
Recent Issues

Mahfud dan Prabowo Rapat Tertutup soal Kapal China Ke Natuna

Mahfud dan Prabowo Rapat Tertutup soal Kapal China Ke Natuna

05 Januari 2020, 09:00:06

Jakarta -- Menkopolhukam Mahfud MD menggelar rapat koordinasi terkait dengan situasi keamanan laut Natuna dengan kementerian terkait di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Jumat (3/1).

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, rapat yang berlangsung pukul 13.30 WIB itu dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait.

Di antaranya adalah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kepala Staf TNI AL Laksamana Siwi Sukma Adji, Kepala BSSN Hinsa Siburian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno L. Marsudi, hingga Kabaharkam Polri Komjen Agus Andrianto, hingga Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

Tidak ada satu pun menteri yang berkomentar terkait dengan materi pembahasan tersebut. Mereka semua terlihat langsung masuk ke dalam Kantor Kemenkopolhukam untuk memulai rapat dengan Mahfud.

Sebelumnya, Indonesia melayangkan nota protes kepada China terkait kapal ikan memasuki perairan Natuna, Kepulauan Riau. Kemenlu menyatakan telah memanggil Duta Besar China di Jakarta untuk menyampaikan protes tersebut.

"Kemlu telah memanggil Dubes Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Jakarta dan menyampaikan protes keras terhadap kejadian tersebut. Nota diplomatik protes juga telah disampaikan," kata Kemlu dalam rilis di web resmi kemlu.go.id, Senin (30/12).

China diduga melanggar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, termasuk kegiatan IUU fishing, dan pelanggaran kedaulatan oleh coast guard atau penjaga pantai RRT di perairan Natuna.

Indonesia menegaskan tidak akan pernah mengakui 9 dash-line RRT karena penarikan garis tersebut bertentangan dengan UNCLOS sebagaimana diputuskan melalui Ruling Tribunal UNCLOS tahun 2016.

China menolak protes Indonesia yang menuding kapal ikan negara itu sempat memasuki perairan Natuna secara ilegal baru-baru ini.

Beijing menegaskan bahwa pihaknya memiliki kedaulatan di wilayah Laut China Selatan dekat perairan Natuna, sehingga kapal-kapalnya boleh berlayar dengan bebas di kawasan tersebut.

China menegaskan memiliki hak historis di Laut China Selatan. Menurutnya, nelayan-nelayan China telah lama melaut dan mencari ikan di perairan itu dan sekitar Kepulauan Nansha, yang menurut Indonesia masih merupakan ZEE Indonesia.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Siswa SMKN 1 Dlanggu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama Siswa SMKN 1 Dlanggu Mojokerto Kunjungan Industri Ke Universitas Narotama

26 Februari 2020, 07:53:00

Rombongan siswa dan guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dlanggu Mojokerto mengadakan Kunjungan Industri ke kampus Universitas Narotama pada Rabu, 26 Februari 2020. Kedatangan rombongan 68 siswa dan 10 guru pembimbing SMKN 1 Dlanggu ini disambut langsung oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Aryo Nugroho, ST, S.Kom, MT bertempat di Conference Hall Universitas Narotama. Kunjungan tersebut dimanfaatkan oleh para ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Mengatasi karbu motor saat hujan
28 Februari 2020, 09:00:01

Mengatasi karbu motor saat hujan Jakarta, Hujan bukan penghalang pemilik motor karburator untuk terus beraktivitas. Sebagai kendaraan harian yang menunjang aktivitas sehari-hari, motor jenis ini seringkali mogok karena terkena air. Umumnya, roda dua yang masih menggunakan .....