go green
Recent Issues

Putin-Presiden Ukraina Lanjutkan Proses Perdamaian Krimea

Putin-Presiden Ukraina Lanjutkan Proses Perdamaian Krimea

12 Desember 2019, 09:00:09

Presiden Rusia, Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, sepakat melanjutkan proses perdamaian menyusul konflik berdarah yang masih berlangsung di timur Ukraina dan pencaplokan Krimeaoleh Rusia pada 2014 lalu. Kesepakatan itu dicapai Putin dan Volodymyr dalam pertemuan perdana mereka di Paris, Prancis, pada Senin (9/12) kemarin.

Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dan Kanselir Jerman, Angela Markel, menjadi penengah dalam pertemuan itu. Mereka fokus membicarakan masa depan perjanjian damai Rusia-Ukraina yang diteken pada 2015 lalu di Minsk.
Dalam pertemuan itu, Putin dan Zelensky disebut sepakat berunding lagi dalam empat bulan kedepan untuk menemukan solusi baru atas konflik yang berlangsung di wilayah timur Ukraina itu. Konflik tersebut merenggut nyawa lebih dari 14 ribu orang selama lima tahun berlangsung.
"Ada beberapa perbedaan pendapat, terutama terkait kerangka waktu dan langkah-langkah selanjutnya. Kami terlibat diskusi yang sangat panjang terkait ini dalam pertemuan tadi," ucap Macron usai pertemuan berlangsung di Istana Elysee.

Sementara itu, Putin menegaskan bahwa tidak ada jalan alternatif selain melaksanakan perjanjian 2015 lalu.
Merujuk pada perjanjian itu, Putin menekankan Ukraina harus segera mengesahkan undang-undang yang memberikan otonomi luas kepada daerah-daerah yang dikuasai pemberontak di timur Ukraina.
Rusia disebut mendukung para pemberontak dan separatis di wilayah timur Ukraina.

Putin juga menegaskan agar Ukraina segera mengampuni para pemberontak. Dalam pertemuan itu, Putin dan Zelensky juga sepakat melanjutkan pertukaran tahanan.
Ukraina dan Rusia memang telah beberapa kali melakukan pertukaran tahanan.
Rusia-Ukraina juga setuju untuk menerapkan kembali gencatan senjata, menarik pasukan secara bertahap, membersihkan ranjau, hingga menghancurkan benteng di wilayah timur Ukraina.

Zelensky mengaku bahwa gencatan senjata sudah beberapa kali diterapkan dengan hasil yang nihil. Namun, ia percaya kesepakatan gencatan senjata kali ini bisa berhasil. "Kali ini kami sepakat untuk menerapkan [gencatan senjata] dengan serius. Saya yakin bahwa semua pihak menginginkannya dengan kuat dan kami akan dapat mengimplementasikannya," kata Zelensky seperti dikutip Associated Press.

Meski pertemuan kedua belah pihak berhasil menghidupkan kembali proses damai, Putin dan Zelensky tidak membahas isu utama dari konflik pemberontak di wilayah timur Ukraina, yakni otonomi dan kendali perbatasan.




Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Temu Kangen dan Persiapan Mukerda ADRI Jatim di Universitas Narotama Temu Kangen dan Persiapan Mukerda ADRI Jatim di Universitas Narotama

19 Januari 2021, 16:21:13

Universitas Narotama (UN) sebagai penyelenggara acara Temu Kangen dan Persiapan Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (P-ADRI) Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada hari Kamis, 14 Januari 2021 pukul 10.30 WIB di Ruang Rapat Gedung D ini dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sebagian anggota hadir secara daring dengan media zoom meeting. Acara tersebut diawali sambutan oleh Rektor Universitas ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang
17 Januari 2021, 09:00:00

Tip Agar Tak Tertipu Penipuan Lelang Jakarta -- Kementerian Keuangan mengingatkan masyarakat agar tak tertipu dengan penipuan lelang. Sebab, sejauh ini masih ada beberapa modus penipuan lelang yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan. Direktur .....

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional
10 Januari 2021, 09:00:02

139 Ribu Sekolah Ikut Simulasi Asesmen Nasional Jakarta -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim siap melaksanakan Asesmen Nasional (AN). Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno mengatakan pihaknya telah melakukan simulasi skala besar. "139 ribu [sekolah] ini .....