go green
Recent Issues

Uang Kripto Facebook Ditakutkan Ganggu Industri Jasa Keuangan

Uang Kripto Facebook Ditakutkan Ganggu Industri Jasa Keuangan

15 Juli 2019, 09:00:00

The Federal Reserve (The Fed) membentuk kelompok kerja untuk mengevaluasi Libra, uang kripto milik Facebook. Dilansir dari CNN, Ketua The Fed Jerome Powell telah mengatakan keputusan tersebut kepada House Financial Services Committee,

Sejak diumumkan tiga minggu lalu, Libra berada di bawah pengawasan ketat regulasi di seluruh dunia. Banyak yang khawatir dengan adanya uang kripto Facebook maka bentuk pembayaran yang diterima secara universal tetap tidak akan diatur.
Facebook mengatakan telah berbicara dengan regulator sebelum pengumuman hadirnya Libra dan Calibra. Sayangnya, upaya tersebut belum cukup meredakan kekhawatiran di kalangan regulator.

Powell mengungkap dirinya mendukung inovasi dalam industri jasa keuangan, selama masuk akal. Sedangkan, Libra justru menimbulkan banyak keprihatinan serius terkait privasi pencucian uang, perlindungan konsumen dan stabilitas keuangan.

Dia mengatakan kelompok kerja Libra dari The Fed bekerja sama dengan badan pengatur AS dan Departemen Keuangan, serta bank sentral dan pemerintah di seluruh dunia. Dewan Pengawasan Stabilitas Keuangan Departemen Keuangan juga telah membentuk kelompok kerja tingkat staf untuk melihat Libra lebih detail.
"Proses mengatasi masalah ini, kami pikir, harus sabar dan hati-hati dan tidak lari ke implementasi," kata Powell.
Powell menghindar untuk menjawab pertanyaan dari Ketua Jasa Keuangan Maxine Powell tentang apakah The Fed benar-benar memiliki wewenang untuk mengawasi dan mengatur apa yang bisa menjadi sistem pembayaran terbesar di dunia.

Beberapa komite secara resmi meminta Facebook untuk segera menerapkan moratorium pengembangan Libra pekan lalu. Hal ini dilakukan ketika mereka memeriksa dampak potensial mata uang tersebut terhadap privasi pengguna dan ekonomi.





Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74 Civitas Akademika UNNAR Gelar Upacara Memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74

19 Agustus 2019, 01:44:17

Civitas akademika Universitas Narotama (UNNAR) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-74 dengan menggelar Upacara Bendera pada hari Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 07.00-07.30 WIB di halaman depan kampus Jl. Arief Rachman Hakim 51 Surabaya. Bertindak sebagai inspektur upacara (Irup) Rektor UNNAR Dr. Arasi Alimudin, SE, MM. Peserta upacara terdiri dari para pejabat struktural, dosen, tenaga kependidikan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan
15 Agustus 2019, 09:00:35

Pedemo Kembali, Seluruh Penerbangan dari Hong Kong Dibatalkan

Otoritas BandaraHong Kong membatalkan seluruh penerbangan dari wilayah itu setelah demonstran kembali melumpuhkan bandara pada Selasa (13/8) sore. "Operasional Bandara Internasional Hong Kong sangat terganggu. Semua penerbangan keberangkatan telah dibatalkan," .....

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin
18 Agustus 2019, 09:00:56

Standar QR Code BI Resmi Berlaku Sabtu Kemarin Jakarta -- Bank Indonesia (BI) resmi memberlakukan standar pembayaran menggunakan kode unik dari bank sentral nasional bertajuk QR CodeIndonesia Standard (QRIS) mulai Sabtu (17/8) ini. Standar QR ini memungkinkan pembayaran .....

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi
15 Agustus 2019, 09:00:35

Jerat Mobil Berpolusi, Anies Rilis Aplikasi E-Uji Emisi

Pemerintah Provinsi DKIJakarta meluncurkan aplikasi e-uji emisi. Aplikasi aplikasi mobile berbasis Android ini menyediakan database hasiluji emisi kendaraan yang bisa dicek secara online oleh pemilik kendaraan dan petugas. Gubernur DKI .....