go green
Recent Issues

Uber Bakal Depak Penumpang dengan Rating Rendah

Uber Bakal Depak Penumpang dengan Rating Rendah

13 Juni 2019, 09:00:02

Penumpang Uber kini bisa saja kehilangan akses terhadap layanan taksi online tersebut jika rating mereka terlampau rendah karena melakukan hal-hal negatif.

Perusahaan yang baru saja melantai di bursa saham itu menyatakan bakal mulai mencekal penumpang di Amerika Serikat dan Kanada, jika rating mereka di bawah rata-rata secara signifikan.

Dikutip detikINET dari CNN, penumpang yang terancam didepak awalnya mendapat pemberitahuan dan kesempatan buat memperbaiki rating. Jika tak ada perbaikan, baru mereka diputus aksesnya ke semua layanan Uber.
"Respek itu berjalan dua arah. Pengemudi sudah sejak lama diharapkan memenuhi syarat rating minimum yang bervariasi dari kota ke kota," sebut Kate Parker, Head of Safety Brand Uber.
"Meskipun kami memprediksi hanya jumlah kecil penumpang akan terimbas dari deaktivasi berdasarkan rating, ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan," tambah dia.

Uber akan meluncurkan kampanye untuk mengedukasi penumpang. Mereka yang terancam terdepak disarankan melakukan beberapa hal untuk memperbaiki rating, misalnya tak membuang sampah di mobil atau bersikap baik pada pengemudi.
"Meski kebanyakan penumpang berlaku sopan, melarang mereka yang mengancam pengemudi, rasis, tidak menghormati atau merusak kendaraan adalah sesuatu yang tepat," kata juru bicara Uber, Moira Muntz.



Sumber: Detik.Com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU

20 Januari 2020, 02:29:41

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara, Universitas Narotama (UNNAR) dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor UNNAR Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Direktur PPNS Ir. Eko Julianto, M.Sc., FRINA pada Kamis, 16 Januari 2020, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News