go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Asosiasi BPR Akui Ada Celah Pembobolan Data Nasabah Bank

Asosiasi BPR Akui Ada Celah Pembobolan Data Nasabah Bank

13 Februari 2020, 09:00:17

Jakarta -- Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mengklaim setiap perusahaan bank telah menetapkan aturan ketat agar data nasabah tak menjadi konsumsi publik atau diperjualbelikan.

Ketua Perbarindo Joko Suyanto mencontohkan karyawan sejatinya tak bisa seenaknya mengakses basis data yang ada di perusahaan bank. Hal itu baru bisa dilakukan dengan seizin atasannya.

"Basis data itu tidak bisa diakses oleh satu orang, semua harus seizin atasannya. Harus dikontrol di internal," ucap Joko kepada CNNIndonesia.com, Jumat (7/2).

Joko menyatakan perusahaan bisa saja memberikan sanksi pidana kepada karyawan yang melanggar aturan yang dibuat. Namun, hal itu tak menjadi jaminan karyawan akan mematuhi aturan tersebut.

Joko mengakui celah untuk melakukan kejahatan tetap ada. Karyawan bisa saja memanfaatkan jabatannya untuk menjual data nasabah ke pihak-pihak tertentu.

"Kalau ada orang yang menyalahgunakan itu namanya oknum, artinya oknum itu bertindak melampaui daripada kewenangan yang diberikan kepadanya atau hal yang dilarang," ucap Joko.

Diketahui, Subdit Jatanras Polda Metro Jaya meringkus delapan kasus pembobolan rekening bank yang menimpa wartawan senior bernama Ilham Bintang. Delapan tersangka: D, H, H, R, T, W, J, A merupakan sindikat penipuan dari Palembang, Sumatera Selatan.

Salah satu tersangka berinisial H merupakan karyawan Bank BPR Bintara Pratama Sejahtera di Jakarta. H disebut-sebut memiliki akses untuk mendapatkan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dari SLIK OJK tersebut terdapat data-data pribadi seseorang terkait batas penarikan rekening seseorang. Data itu yang digunakan oleh tersangka untuk menguras rekening korban, di mana salah satunya adalah Ilham Bintang.

Joko berpendapat kesempatan untuk melakukan penyelewengan selalu ada. Hal itu kembali lagi pada masing-masing individu.

"Celah selalu ada, walaupun kecil. Kalau pun sudah ada aturan dan sanksi tapi semua kembali ke orangnya. Kalau mau bertindak tidak benar selalu ada saja jalannya," jelas Joko.

Sebagai informasi, Ilham Bintang mengaku rugi hingga ratusan juta pembobolan rekening tersebut. Ia melaporkan kasus tersebut kepada Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/349/I/Yan2.5/2020/SPKTPMJ tanggal 17 Januari 2020. Pasal yang dilaporkan dalam laporan itu yakni tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Bantu Donasi IGD RS dr. Sutomo Surabaya Tangani Covid-19 Universitas Narotama Bantu Donasi IGD RS dr. Sutomo Surabaya Tangani Covid-19

02 April 2020, 09:24:40

Sivitas akademika Universitas Narotama (UN) terus bergerak dalam upaya membantu mereka yang berada di garda terdepan penanganan pasien Covid-19. Diwakili oleh Rektor dan Direktur Kemahasiswaan & Alumni Universitas Narotama, bantuan tersebut disalurkan secara langsung pada IGD (Instalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, Rabu (1-4-2020). Kepala IGD Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, dr. I.G.B. Adria Hariastawa, Sp.BA menyampaikan rasa terima ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

KKP Bentuk Satgas Pencegahan & Penanggulangan Covid-19
03 April 2020, 09:00:00

KKP Bentuk Satgas Pencegahan & Penanggulangan Covid-19 Jakarta -- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen) Nomor 27/Kepmen-KP/2020, Satgas tersebut akan bekerja .....

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia
02 April 2020, 09:00:01

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia JakartaPeneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan hewan bisa tertular virus corona SARS-CoV-2 dari manusia yang terkena penyakit Covid-19. Hal ini diungkap peneliti LIPI Sugiyono Saputra atas kasus penularan Covid-19 terhadap .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....