go green
Recent Issues

Polisi Ungkap Jaringan Internasional Pengedar 63 Kg Sabu

Polisi Ungkap Jaringan Internasional Pengedar 63 Kg Sabu

21 Juni 2019, 09:00:05

Jakarta -- Polisi membongkar peredaran narkoba jaringan internasional Malaysia-Indonesia. Polisi menyita barang bukti 63 kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi.

"Ini adalah hasil pengembangan jaringan, pada 1 Juni dari pengembangan 10 Mei, ada sindikat jaringan narkotika internasional yang nanti akan membawa narkotika yang disimpan di sebuah pulau," kata Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Daniyanto di Bareskrim Polri, Selasa (18/6).

Eko mengatakan polisi menangkap dua orang tersangka berinisial N dan I alias IN. Tersangka N ditangkap di Jalan Wan Amir, Kotamadya Dumai, Riau, pada Jumat (10/5) sekitar pukul 20.20 WIB.

Eko menjelaskan tersangka N ditugaskan untuk mengambil narkoba dari seseorang di sebuah pelabuhan tikus di wilayah Dumai.

"Yang meletakkan barang tersebut diduga Mr. X, DPO," ujarnya.

Dari tangan tersangka N, polisi menyita barang bukti berupa sembilan kilogram sabu dan 20 ribu butir ekstasi.

Sedangkan tersangka IN ditangkap di Pulau Alang Bakau, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada Sabtu (1/6) sekitar pukul 05.00 WIB. Tugas tersangka IN, kata Eko, adalah pengendali gudang penyimpangan sabu.

Di Pulau Alang Bakau tersebut, polisi menemukan dua tas hitam besar berisi 54 kilogram sabu. Kedua tas itu dikubur dalam tanah di pulau tersebut.

"Tasnya dikubur dan diberi tanda seperti ditancapkan kayu. Tersangka diberi upah Rp 40 juta sekali jalan dari Johor, Malaysia ke Pulau Alang Bakau. Tim berhasil mengamankan 54 kilogram sabu di Pulau Alang Bakau," tutur Eko.

Di Jakarta, polisi menangkap seorang pria asal Aceh berinisial R yang diduga merupakan seorang kurir narkoba jenis sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan R ditangkap di wilayah Pondok Pukolonan, Paku Alam, Serpong Utara, Tangerang Selatan pada 3 Juni lalu.

Penangkapan tersebut, kata Argo, bermula dari informasi masyarakat bahwa akan ada peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Kepulauan Seribu.

"Setelah kita lakukan penyelidikan satu orang laki-laki kita tangkap," kata Argo di Polres Kepulauan Seribu, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (18/6).

Saat penangkapan, tidak ditemukan barang bukti sabu dari tangan R. Namun, polisi kemudian melakukan penggeledahan di kamar kos milik R yang terletak di Tangerang Selatan.

Di kamar kos itu, polisi menemukan barang bukti sabu yang terbungkus dalam sejumlah plastik bening dengan berat total 1,7 kilogram. Barang bukti tersebut diketahui disimpan pelaku di lemari dan kursinya.

Argo menuturkan dari keterangan R diketahui bahwa yang bersangkutan datang ke Jakarta atas perintah seseorang bernama OJ, yang masih satu kampung dengannya.

Di Jakarta, OJ memerintahkan R untuk mengambil narkoba di daerah Grogol. Perintah itu disampaikan OJ kepada R lewat sambungan telepon.

"OJ memerintah ambil barang di Grogol, Jakarta Barat, tersangka membuka kamar hotel, tersangka kemudian menyampaikan kepada bosnya," ucap Argo.

Di kamar hotel tersebut, R kemudian bertemu dengan seseorang yang merupakan warga negara Nigeria. R lalu menerima sebuah tas dari warga negara Nigeria tersebut.

Setelah menerima tas tersebut, R kemudian pulang dengan memesan transportasi online.

Argo menyampaikan saat ini pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap OJ dan WN Nigeria yang terlibat dalam kasus penyelundupan narkoba.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Tiga Mahasiswa UNNAR Perkuat Futsal Putra Surabaya Juara Porprov Jatim 2019 Tiga Mahasiswa UNNAR Perkuat Futsal Putra Surabaya Juara Porprov Jatim 2019

20 Juli 2019, 04:17:58

Tiga mahasiswa Universitas Narotama (UNNAR) berperan besar buat tim futsal putra Surabaya menuju babak final untuk merebut medali emas Porprov Jatim VI 2019. Pada laga final, Surabaya menang 4-1 atas Kota Malang di Gajah Futsal Tuban, Sabtu (13/7/2019). Mereka adalah Bagas Arya Siswantoro (prodi Ilmu Hukum), Alfredo Sony Febryan (prodi Manajemen), dan Fernanda Dhanny Geraldine (prodi Manajemen). Futsal putra Surabaya ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Perusahaan Ritel Ponsel Harap Berkah dari Aturan IMEI
21 Juli 2019, 09:00:10

Perusahaan Ritel Ponsel Harap Berkah dari Aturan IMEI Jakarta -- Perusahaan ritel telepon seluler meyakini akan memperoleh berkah dari penerapan aturan validasi IMEI dalam waktu dekat. Beleid penghambat peredaran ponsel ilegal itu dinilai bisa mendorong omzet penjualan resmi .....

Tokopedia Akui Sulit Kontrol Peredaran Ponsel Ilegal
21 Juli 2019, 09:00:10

Tokopedia Akui Sulit Kontrol Peredaran Ponsel Ilegal

Tokopedia mengakui kesulitan untuk mengontrol peredaran produk ilegal, khususnya ponsel ilegal. Pasalnya, platform Tokopedia bersifat user generated content (UGC) alias para penggunalah yang mengunggah konten. Head of Category Browse .....