go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Bom Tas di Bengkulu Diduga Terkait Pemilihan Kepala Desa

Bom Tas di Bengkulu Diduga Terkait Pemilihan Kepala Desa

14 Januari 2020, 09:00:02

Jakarta -- Keberadaan tas berisi bom yang meledak diduga berkaitan dengan pemilihan kepala desa Padang Serunai, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu. Bom tersebut melukai seorang warga bernama Halidin (60), ayah dari kepala desa setempat.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Bengkulu Ajun Komisaris Besar Sudarno mengatakan bahwa proses pemilihan kepala desa di Desa Padang Serunai, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu memang sempat mengalami masalah beberapa waktu yang lalu.

Namun, masih banyak kemungkinan lain yang melatarbelakangi keberadaan bom di dalam tas yang meledak di depan rumah warga di Desa Padang Serunaian tersebut. Sudarno berkata polisi tengah mendalami seluruh kemungkinan tersebut.

"Memang sebelumnya ada permasalahan pemilihan kepala desa, namun kami masih dalami semua kemungkinan penyebab ledakan itu," kata Sudarno lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (11/1).

Ia menyampaikan bahwa bom yang meledak berdaya ledak rendah. Menurutnya, polisi tidak melihat kerusakan terjadi di sekitar tempat kejadian perkara atau TKP.

"Kalau ledakan, low explosive, karena tidak ada kerusakan di TKP," katanya.

Bom yang berada di dalam tas meledak di depan rumah Kepala Desa Padang Serunai, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu. Ledakan terdengar sekitar pukul 06.40 WIB, Sabtu (11/1).

Kedua kaki Halidin (60), ayah dari kepala desa yang juga tinggal satu rumah, terluka akibat ledakan tersebut. Dia kini dirawat di rumah sakit tak lama setelah terkena ledakan.

"Korban dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu," tutur Sudarno.

Mulanya, Halidin membuka pintu rumah di pagi hari. Dia lalu mendapati sebuah tas. Saat mengecek, tiba-tiba tas tersebut meledak.

Warga yang mendengar langsung berhamburan ke luar rumah. Sejauh ini, sejumlah personel kepolisian berjaga di sekitar lokasi kejadian.

Sumber : cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama Bantu Donasi IGD RS dr. Sutomo Surabaya Tangani Covid-19 Universitas Narotama Bantu Donasi IGD RS dr. Sutomo Surabaya Tangani Covid-19

02 April 2020, 09:24:40

Sivitas akademika Universitas Narotama (UN) terus bergerak dalam upaya membantu mereka yang berada di garda terdepan penanganan pasien Covid-19. Diwakili oleh Rektor dan Direktur Kemahasiswaan & Alumni Universitas Narotama, bantuan tersebut disalurkan secara langsung pada IGD (Instalasi Gawat Darurat) Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, Rabu (1-4-2020). Kepala IGD Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, dr. I.G.B. Adria Hariastawa, Sp.BA menyampaikan rasa terima ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia
02 April 2020, 09:00:01

Kucing dan Anjing Bisa Tertular Covid-19 dari Manusia JakartaPeneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan hewan bisa tertular virus corona SARS-CoV-2 dari manusia yang terkena penyakit Covid-19. Hal ini diungkap peneliti LIPI Sugiyono Saputra atas kasus penularan Covid-19 terhadap .....

Program Satu Keluarga Satu Sarjana
19 Maret 2020, 09:00:01

Program Satu Keluarga Satu Sarjana Jakarta Menteri Agama Fachrul Razi mengaku tengah merancang sebuah gerakan program pendidikan agar anak-anak muda Indonesia bisa mengenyam bangku pendidikan tinggi dan mendapatkan gelar sarjana. Dia berharap minimal ada satu .....