go green
Recent Issues

Koran Evangelis Sebut Trump Tak Bermoral, Pantas Dimakzulkan

Koran Evangelis Sebut Trump Tak Bermoral, Pantas Dimakzulkan

21 Desember 2019, 09:00:05

Surat kabar umat Kristen Evangelis, Christianity Today, menurunkan laporan dengan menyatakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, harus dipecat dari Gedung Putih karena tidak bermoral dan tak tahu arah. Mereka menyatakan hal itu membuat Trump layak untuk dimakzulkan.
"Fakta-fakta sudah jelas. Presiden Amerika berusaha menggunakan kekuatan politiknya untuk memaksa pemimpin asing melecehkan dan mendiskreditkan salah satu lawan politik presiden," bunyi editorial koran itu."Itu bukan hanya pelanggaran terhadap konstitusi, yang utama adalah tindakan seperti itu sangat tidak bermoral," papar Christianity Today.

Christianity Today menuturkan sidang dengar pendapat dan penyelidikan pemakzulan Trump yang telah berlangsung di Kongres "telah menjelaskan kekurangan moral presiden" kepada publik.
Christianity Today menganggap keputusan Dewan Perwakilan AS kemarin untuk meneruskan proses pemakzulan Trump menandakan bahwa orang nomor satu di AS itu menyalahgunakan wewenang untuk keuntungan pribadi dan mengkhianati sumpah konstitusi.
Koran itu juga menuturkan Trump telah mengaku tindakan-tindakan imoralnya dalam bisnis maupun hubungannya dengan wanita.

Christianity Today juga mengungkit kicauan-kicauan Trump di Twitter yang kerap menebarkan kebohongan dan fitnah.
"Itu semua adalah contoh sempurna dari seorang manusia yang secara moral hilang dan bingung. Dan dia membanggakan hal-hal itu," kata Christianity Today.

Setelah rapat selama 10 jam, Dewan Perwakilan AS sepakat memakzulkan Trump dengan suara 203 melawan 197 yang menolak.

Tak ada satu pun anggota Dewan Perwakilan dari Partai Republik yang mendukung pemakzulan Trump, sementara itu ada dua anggota badan legislatif dari Partai Demokrat itu menolak pemakzulan sang presiden.

Trump selanjutnya akan disidang Senat. Senat, yang didominasi Partai Republik, membutuhkan suara minimal dua pertiga untuk benar-benar memakzulkan dan mendepak Trump dari Gedung Putih.
"Apakah Trump harus dipecat dari Gedung Putih oleh Senat atau dengan suara rakyat dalam pemilihan umum tahun depan, itu masalah penilaian kebijaksanaan. Dia harus disingkirkan, ini soal kepercayaan kepada pendiri Amerika," tutur Christianity Today seperti dikutip AFP.

Trump disebut memiliki dukungan kuat dari umat Kristen Evangelis. Pada pemilu 2016 lalu, jajak pendapat FOX News memaparkan sekitar 81 persen umat Kristen Evangelis AS mendukung Trump.
Akan tetapi, jajak pendapat FOX News terbaru pada Oktober lalu memaparkan dukungan itu menurun menjadi 70 persen .




Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan Universitas Narotama dan Dinas PUPR Pacitan Mengadakan Kerjasama Pelatihan

17 Februari 2020, 03:23:11

Universitas Narotama (UN) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemerintah Kabupaten Pacitan mengadakan kerjasama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Kepala Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah
17 Februari 2020, 09:00:00

Dilema Guru di Kalijaya, Antara Kelas dan Sawah Jakarta -- Tatapannya lemah. Wajahnya tampak lelah. Raut mukanya tak berseri saat ditemui CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. Dia adalah Wardi, seorang Kepala Sekolah SDN 1 Kalijaya, Ciamis, Jawa Barat. Sudah setahun .....