go green
Recent Issues

Dianggap Penjajah, Patung Christoper Colombus di AS Dirusak

Dianggap Penjajah, Patung Christoper Colombus di AS Dirusak

16 Oktober 2019, 09:00:00

Sejumlah patung penjelajah asal Italia, Christopher Columbus, yang berada di Amerika Serikat dirusak dengan cara diguyur cat berwarna merah. Insiden itu terjadi di Hari Columbus diduga sebagai bentuk protes oleh kelompok tertentu yang menganggap dia sebagai penjajah dan membantai penduduk asli.

Sebuah patung Columbus yang terletak di Providence, Rhode Island, dilaporkan disiram cat merah dari ujung kepala sampai kaki. Terdapat pula tulisan "Setop merayakan genosida" di dekat kaki patung tersebut.
Ini bukan pertama kalinya patung tersebut menjadi objek perusakan.

Patung Columbus di Chula Vista, selatan California, juga dirusak dengan cat merah. Seorang petugas kepolisian setempat menemukan patung Columbus yang dirusak di taman kota tersebut.
Kapten Kepolisian Chula Vista, Bern Sallee, menyatakan bahwa petugasnya akan membersihkan patung tersebut dari cat sesegera mungkin. Patung tersebut juga pernah dirusak pada Februari lalu.

Sementara itu, dilansir Associated Press, Selasa (15/10), patung Columbus yang terletak di San Francisco juga ikut dirusak di hari libur nasional Christoper Columbus kemarin. Seseorang juga menyiram patung yang terletak di kawasan patai utara kota dekat Coit Tower itu dengan cat merah.
Pelaku juga turut menuliskan pesan berisikan "hancurkan semua monumen genosida dan bunuh semua penjajah."

Selama ini, sosok Columbus memang menjadi perdebatan di kalangan masyarakat, terutama penduduk asli Amerika. Warga asli Amerika mendesak pemerintah untuk mengubah Hari Columbus menjadi Hari Masyarakat Adat. Mereka menganggap kedatangan Columbus merupakan awal penjajahan dan genosida terhadap penduduk asli di Amerika selama berabad-abad.

Sejumlah negara bagian seperti New Mexico, Vermont, dan Maine menghapus perayaan Hari Columbus sebagai penghormatan terhadap penduduk asli Amerika.
Sementara itu, beberapa negara bagian dan kota di AS lainnya, termasuk Washington DC, juga mulai merayakan Hari Masyarakat Adat setiap Oktober meski peringatan Hari Columbus tetap diterapkan.








Sumber: CnnIndonesia

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU UNNAR dan PPNS Mengadakan MoU

20 Januari 2020, 02:29:41

Didasari oleh keinginan bersama untuk saling menunjang dalam melaksanakan pembangunan bangsa dan negara, Universitas Narotama (UNNAR) dan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama (Memorandum of Understanding / MoU). MoU tersebut ditandatangani oleh Rektor UNNAR Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Direktur PPNS Ir. Eko Julianto, M.Sc., FRINA pada Kamis, 16 Januari 2020, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News