go green
Recent Issues

Korban Gempa Nepal Jadi 3.218 Jiwa

Korban Gempa Nepal Jadi 3.218 Jiwa

27 April 2015, 09:00:52

KATHMANDU – Pada 25 April 2015, gempa bumi berkekuatan 7,9 Skala Richter (SR) menghantam Nepal. Data terakhir mengungkapkan, korban gempa Nepal menjadi sebanyak 3.218 jiwa. Sejumlah negara juga terkena dampak dari gempa bumi itu, termasuk India, Bangladesh dan Pakistan.

Departemen Inggris untuk Pembangunan Internasional (DFID) telah mengirimkam bantuan awal sebesar tiga juta poundsterling. Setelah itu, Pemerintah Inggris menambah bantuan sebesar dua juta poundsterling yang diberikan kepada Palang Merah.

"Korban tewas terus meningkat dan skala gempa ini jelas menghancurkan kota-kota di Nepal. Inggris terus melakukan segala sesuatu yang bisa membantu semua pihak yang terkena dampak tragedi ini,” kata Menteri Pembangunan Internasional, Justine Greening, seperti diberitakan IB Times, Senin (27/4/2015).

“Sekarang, saya telah mengaktifkan Facility Rapid Response. Ini berarti kita dapat dana jalur cepat untuk membantu pekerja sehingga mereka dapat memberikan pasokan yang sangat dibutuhkan termasuk air bersih, tempat tinggal, barang-barang rumah tangga dan selimut,” sambungnya.

Saat ini, Pemerintah Inggris telah mengerahkan delapan pekerja kemanusiaan untuk membantu pihak berwenang Nepal.

“Kami juga sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan dari Inggris untuk memberikan bantuan melalui jalur darat,” sambungnya.
sumber

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research` Fakultas Teknik Gelar Workshop `International Higher Education and Research`

21 Agustus 2019, 07:45:57

Fakultas Teknik (FT) Universitas Narotama (UNNAR) menggelar Workshop `International Higher Education and Research` : Simposium Cendikia Kelas Dunia dengan menghadirkan narasumber yaitu Dr. Bambang Trigunarsyah Suhariadi, BSc, MT, Ph.D (RMIT University, Australia) dan Dr. Dani Harmanto, C.Eng, MTED, (University of Derby, UK), Rabu (21/8/2019) di Ruang Rapat Gedung D. Workshop ini dibuka oleh Dekan FT Dr. Ir. Koespiadi, MT dengan ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat
22 Agustus 2019, 09:00:01

Tak Bisa Gaji Staf, Presiden Palestina Pecat Semua Penasihat

Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dilaporkan memecat semua penasihatnya lantaran tak sanggup menggaji pegawai. Kantor Kepresidenan Palestina tidak menjelaskan jumlah penasihat presiden yang diputus kontrak kerjanya. Kantor tersebut hanya merujuk pada .....