go green
Recent Issues

Ganja di Afghanistan Capai Tingkat Tertinggi

 Ganja di Afghanistan Capai Tingkat Tertinggi

22 Oktober 2014, 09:00:50

Dengan memburuknya keamanan di Afghanistan, diperkirakan produksi ganja meningkat tahun 2014.

Produksi ganja di Afghanistan mencapai tingkat tertinggi tahun lalu menurut laporan dari Amerika Serikat walaupun Washington menghabiskan besar untuk membasmi opium.

Laporan oleh inspektur jendral untuk pembangunan kembali Afghanistan, SIGAR, menyebutkan sejumlah propinsi yang sebelumnya ditetapkan "bebas ganja" kini mulai menanam lagi.

Amerika mengeluarkan dana sebesar US$7 miliar untuk membasmi ganja di Afghanistan -, yang memproduksi sekitar 80% opium dunia.

Keuntungan dari penanaman ganja ini digunakan untuk Taliban dan sejumlah kelompok kriminal.


Memburuknya keamanan
Laporan SIGAR menyebutkan "perdagangan narkotika ini meracuni sektor keuangan Afghanistan dan merongrong negara".

Laporan ini muncul setelah pelantikan Presiden Ashraf Ghani, yang menggantikan Hamid Karzai, presiden Afghanistan sejak tergulingnya Taliban oleh koalisi yang dipimpin AS pada 2001.

Dengan memburuknya keamanan di Afghanistan, produksi ganja tahun ini diperkirakan akan meningkat lagi.

"Para petani Afghanistan menanam 209.000 hektar ganja pada 2013, melebihi jumlah 193.000 pada 2007," kata Inspektur Jendral Khusus untuk pembangunan kembali Afghanistan, John Sopko.

"Memburuknya keamanan di banyak tempat di daerah pedesaan Afghanistan dan rendahnya upaya membasmi ladang ganja, produksi tahun 2014 diperkirakan meningkat."

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia Prodi Sistem Informasi UNNAR Jalin Kerjasama dengan Komunitas Odoo Indonesia

22 Juli 2019, 06:13:02

Program Studi Sistem Informasi– Fakultas Ilmu Komputer (FIK) Universitas Narotama (UNNAR) yang berkonsentrasi pada pengembangan solusi bisnis memandang perlu melakukan kerjasama dalam pengembangan Odoo. Kerjasama ini dijalin dengan Komunitas Odoo Indonesia yang diwakili oleh Agung Hario, S.Kom, praktisi dalam bidang pengembangan Enterprise Resources Planning (ERP) dengan framework Odoo. Kerjasama tersebut diwujudkan dengan pengenalan Odoo yang dipimpin oleh Kaprodi Sistem Informasi, Immah ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Papua Nugini Desak Australia Beri Tenggat Relokasi Imigran
23 Juli 2019, 09:00:01

Papua Nugini Desak Australia Beri Tenggat Relokasi Imigran

Perdana Menteri James Marape mendesak Australiasegera menentukan tenggat untuk merelokasi pengungsi imigran dan pencari suaka yang hingga kini masih telantar di Pulau Manus, Papua Nugini. Marape mengatakan bahwa permintaan penentuan .....

BI Yakin Penurunan Bunga Acuan Gairahkan Pasar Modal
23 Juli 2019, 09:00:01

BI Yakin Penurunan Bunga Acuan Gairahkan Pasar Modal Medan -- Bank Indonesia (BI) menilai pemangkasan suku bunga acuan akan menarik lebih banyak investor masuk ke pasar modal. Penurunan suku bunga tersebut akan membuat investor cenderung melihat prospek pertumbuhan .....