go green
Recent Issues

Australia Tidak Mendukung Kemerdekaan Papua

Australia Tidak Mendukung Kemerdekaan Papua

14 Mei 2013, 09:30:23

Fajar Nugraha - Okezone
Foto: Beny Wenda dan Jennifer Robinson di TEDx Sydney (Foto: YouTube)

JAKARTA - Pengacara khusus HAM Australia Jennifer Robinson berbicara dalam Tedx Sydney 2013, beberapa waktu lalu dengan membawa serta pemimpin Free West Papua Benny Wenda. Namun Pemerintah Australia menegaskan dukungannya kepada NKRI.

"Australia telah lama mengakui keutuhan wilayah Indonesia, termasuk kedaulatan atas provinsi-provinsi Papua. Kebijakan ini ditegaskan melalui penandatanganan dan ratifikasi Traktat Lombok bersama Indonesia," tegas Pemerintah Australia melalui keterangan yang diperoleh dari Juru Bicara Kedutaan Besar Australia kepada Okezone, Senin (13/5/2013).

"Kesempatan terbaik untuk masa depan yang aman dan sejahtera bagi masyarakat Provinsi Papua adalah sebagai bagian dari Indonesia. Inilah sebabnya mengapa kami sangat mendukung program Pemerintah Indonesia tentang otonomi khusus sebagai jalan terbaik ke depan," imbuhnya.

Pihak Kedutaan Australia juga mencatat bahwa kehadiran pengacara Jennifer Robinson dan Benny Wenda, dalam forum organisasi non-pemerintah TEDx. Mereka juga menyadari pidato-pidato yang dilontarkan oleh Benny Wenda dan Robinson.

Sekali lagi Pemerintah Australia menegaskan bahwa mereka tidak mendukung kemerdekaan bagi provinsi-provinsi Papua.

Pada forum TEDx Sydney 2013 di The University of Sydney, Robinson telah mendiskreditkan Pemerintah Indonesia. Perempuan yang sempat melakukan penelitian di Indonesia itu, dengan tanpa data menyebutkan Pemerintah Indonesia yang melakukan pendudukan yang dilakukan di Papua.

Robinson juga menuduh ratusan ribu warga Papua dibunuh atau dihilangkan secara sengaja oleh militer Indonesia. Robinson juga mengeluarkan tudingan bahwa sumber daya alam Papua yang dieksploitasi oleh perusahaan asing. Lagi-lagi, Robinson turut menuduh Pemerintah Indonesia berandil besar dalam hal tersebut. (faj)

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rektor Lakukan Kunjungan Industri ke OSO GROUP Rektor Lakukan Kunjungan Industri ke OSO GROUP

29 Februari 2020, 02:40:49

Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM bersama Dr. M. Ikhsan Setiawan, ST, MT (Wakil Rektor I), Agus Sukoco, ST, MM (Kaprodi Manajemen) dan Ronny Durrotun Nasihien, ST, MT (Kaprodi Teknik Sipil) melakukan kunjungan industri ke OSO GROUP, Jumat (28/2/2020). Rombongan dari Universitas Narotama tersebut disambut oleh Direktur Operasional OSO GROUP, Ardian E.D. Serang, SE, ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Perumnas Sebut BI Checking Jadi Kendala Utama Pengajuan KPR
29 Februari 2020, 09:00:00

Perumnas Sebut BI Checking Jadi Kendala Utama Pengajuan KPR Jakarta -- Perusahaan Umum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) mengungkap beberapa tantangan dalam proses pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tantangan terberat yakni pada proses pengecekan berdasarkan laporan riwayat kredit seseorang yang .....

Kondisi Otak Pencandu Smartphone
29 Februari 2020, 09:00:00

Kondisi Otak Pencandu Smartphone

Kondisi fisik otak pada orang yang kecanduan bermain smartphone ternyata serupa dengan kondisi otak mereka yang mengonsumsi obat-obatan terlarang ( narkoba). Hal tersebut ditemukan dalam sebuah riset berjudul "Addictive .....