go green
Recent Issues

Kakorlantas soal Mudik Kami Pastikan Tak Ada yang Bisa Lolos

Kakorlantas soal Mudik Kami Pastikan Tak Ada yang Bisa Lolos

17 April 2021, 09:00:22

Jakarta -- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Inspektur Jenderal Istiono mengungkapkan aparat akan berjaga 24 jam untuk memastikan tidak ada pihak yang lolos dari pos penyekatan saat larangan mudik berlaku, 6-17 Mei 2021.

"Kami pastikan tidak ada yang bisa lolos. Anggota berjaga 24 jam, ada 3 shift," ujar Istiono kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/4).

Dalam fase tersebut, polisi akan menyaring pihak-pihak yang dapat melintas di posko penyekatan dengan menggunakan sejumlah syarat, seperti surat dan tes kesehatan.

"Ini kami beritahu supaya masyarakat bisa memahami tidak ada celah untuk lolos dari penyekatan peniadaan mudik," terangnya.

Selain itu, kepolisian juga akan menggunakan masa operasi keselamatan yang telah digelar sejak 12 hingga 25 April 2021 mendatang untuk membuat masyarakat urung niat mudik lebaran.

Selama masa itu pula, kepolisian akan memberikan sosialisasi terkait lokasi-lokasi penyekatan yang akan dilakukan nantinya untuk menghalau pemudik.

"Kami akan gencar mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudik, baik sebelum, ketika peniadaan mudik dimulai atau sesudahnya," katanya.

Sebelumnya, Istiono sempat melontarkan pernyataan kontroversial. Dia mengatakan bahwa Korlantas Polri mempersilahkan warga yang ingin melakukan mudik sebelum tanggal 6 Mei 2021. Namun demikian, setelah 6 Mei polisi bakal secara tegas melarang kegiatan itu dan melakukan penindakan.

"Bagaimana adanya mudik awal, sebelum tanggal 6 ya silahkan saja. Kami perlancar," ujar Istiono kepada wartawan, Kamis (15/4) lalu.

Namun demikian, keesokan harinya dia menjelaskan bahwa Polri tidak dalam posisi memberi rekomendasi agar masyarakat melakukan mudik terlebih dahulu.

Dalam hal ini, dia pun merujuk pada Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 yang diterbitkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19. Menurutnya, beleid itu turut menyinggung pemberian karantina bagi masyarakat yang tiba di wilayah tujuan mudik.

Sumber cnnindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang Penandatanganan MoU antara Universitas Narotama dan STIE Widya Gama Lumajang

06 Mei 2021, 10:09:10

Universitas Narotama (UN) Surabaya dan STIE Widya Gama Lumajang melakukan kerja sama yang diawali dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding / MoU) oleh Rektor Universitas Narotama Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM dan Ketua STIE Widya Gama Lumajang, Dr. Ratna Wijayanti Daniar Paramita, SE, MM pada hari Senen 26 April 2021 . Penandatanganan Nota Kesepakatan tersebut ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca
03 Mei 2021, 09:00:00

Tak Tiru Malaysia, Satgas Sebut RI Tetap Pakai AstraZeneca Jakarta -- Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan Indonesia belum memiliki rencana menyetop penggunaan vaksin Astrazeneca untuk program vaksinasi nasional. Hal itu merespons kebijakan Pemerintah Malaysia yang memutuskan untuk .....

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital
07 Mei 2021, 09:00:01

Kominfo Umumkan Hasil Pemenang Penyelenggara TV Digital Jakarta -- Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan pihaknya telah menetapkan pemenang seleksi penyelenggara multiplexing untuk siaran televisi digital di 22 provinsi seluruh Indonesia. Penetapan dibuat setelah .....

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan
06 Mei 2021, 09:00:41

Hujan Kritik untuk Nadiem Terkait Terobosan Pendidikan Jakarta, -- Sejumlah pemerhati pendidikan mengkritik hingga membantah pernyataan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang mengaku telah melakukan sejumlah terobosan dalam bidang pendidikan setelah hampir dua .....