go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

Sering Dibacakan Dongeng, Latih Anak Jadi Pendengar yang Baik

28 Februari 2020, 09:00:01

KOMPAS.com - Dongeng bukan hanya milik anak balita, saat anak-anak masuk ke sekolah dasar dan sudah mampu membaca, rutinitas mendengarkan dongeng dari orangtua perlu dilanjutkan karena memiliki manfaat bagi tumbuh kembangnya. Salah satu manfaat baik dari kebiasaan mendengarkan dongeng ialah anak akan terlatih menjadi pendengar yang baik. Tak dipungkiri, banyak orang yang lebih senang berbicara ketimbang mendengar. Lebih lantang dalam berpendapat dan mengkritik ketimbang mendengarnya. Padahal, untuk mencapai hidup seimbang, berbicara dan mendengarkan haruslah berjalan beriringan. Nah, bila orangtua ingin memupuk pribadi yang baik ini pada anak, maka salah satu usaha yang perlu dilakukan adalah membacakan dongeng untuk anak. Jika anak terbiasa mendengarkan dongeng, anak akan terbiasa mendengarkan orang lain berbicara di depannya. Termasuk belajar untuk tidak memotong pembicaraan sebelum orang lain selesai berbicara.

Sikap ini tentu membuat orang merasa lebih dihargai, sehingga sangat baik untuk pergaulan anak kelak, baik dalam keluarga, rekan kantor, maupun bermasyarakat. Anak pun bertumbuh menjadi pendengar yang baik di mana pun ia berada. Untuk itu, sediakan waktu setidaknya 5 - 10 menit untuk membacakan 1 cerita dongeng singkat di tengah waktu luang, setiap hari, atau beberapa hari dalam seminggu. Minta anak untuk mendengarkan dongeng yang dibacakan dan minta ia untuk memberi pendapat tentang kisah tersebut. Dengan begitu, orangtua bisa menilai apakah anak fokus untuk mendengarkan atau tidak.

Selain itu, minta anak untuk memilih cerita dongengnya sendiri saat berkunjung ke toko buku. Dengan begitu, kemampuan anak untuk memilih dan mengambil keputusan juga ikut terlatih. Tak ketinggalan, sering membaca atau mendengarkan dongeng juga akan menambah jumlah kosakata anak dan mengenalkan ia dengan beragam ekspresi melalui karakter, baik itu senang, sedih atau kecewa. Dengan demikian, anak juga akan terlatih untuk mengungkapkan emosinya lewat kata-kata dan juga belajar mengerti emosi orang lain.




Sumber: kompas.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Polri Siapkan Simulasi Hadapi Penjarahan saat PSBB Covid-19
08 April 2020, 09:00:00

Polri Siapkan Simulasi Hadapi Penjarahan saat PSBB Covid-19 Jakarta -- Polri mengklaim telah menetapkan antisipasi terburuk selama pandemi virus corona, termasuk di dalamnya penjarahan yang dilakukan masyarakat. "Polisi mempersiapkan hal yang terburuk," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes .....

Dilarang Angkut Penumpang, Ojol Usul Bantuan Rp100 Ribu Setiap Hari
08 April 2020, 09:00:00

Dilarang Angkut Penumpang, Ojol Usul Bantuan Rp100 Ribu Setiap Hari JakartaJakarta, Komunitas ojek online (ojol) nasional Garda Indonesia berharap pemerintah memberi kompensasi kepada pengemudi ojol atas Pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pekan lalu .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....