go green
Universitas Narotama Peduli
LPPM Universitas Narotama Bekerjasama dengan Kemahasiswaan Universitas Narotama menyelenggarakan DONASI untuk merespon semakin merebaknya penyebaran Virus Covid-19

Ka.LPPM Direktur Kemahasiswaan
Dokumentasi :

Recent Issues

Jumlah Korban Tewas Topan Haiyan Merangkak Naik

Jumlah Korban Tewas Topan Haiyan Merangkak Naik

11 November 2013, 09:12:25

MANILA -Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengkhawatirkan jumlah korban tewas akibat Topan Haiyan terus meningkat secara bertahap. Topan pun telah mempengaruhi sekira 9,5 juta warga Filipina.

"Sekjen Ban merasa khawatir dengan akibat dari Topan Haiyan, yang merupakan salah satu topan terbesar yang melanda Filipina. Bencana ini mempengaruhi sekira 9,5 juta warga Filipina dan menyebabkan kehancuran serta memaksa warga mengungsi," ujar Juru Bicara Sekjen PBB, seperti dikutip ITV, Senin (11/11/2013).

"Jumlah korban tewas sepertinya mulai meningkat secara bertahap di saat wilayah terpencil mulai bisa disentuh regu penyelamat," tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan Topan Haiyan menewaskan sedikitnya 10 ribu orang di Provinsi Leyte. Kota-kota di pesisir dan ibu kota daerah tersebut hancur dihantam gelombang besar.

Topan Haiyan menghancurkan sekira 70-80 persen wilayah yang dilaluinya, sehingga diibaratkan seperti merobek provinsi-provinsi tersebut pada Jumat 8 November.

Kepala Pengawas Elmer Soria, yang merupakan direktur polisi daerah itu menambahkan, sebagian besar mereka yang tewas tampaknya disebabkan karena terkena dampak lonjakan air laut dan tertimpa puing-puing, serta digambarkan mirip tsunami yang meratakan rumah karena ratusan orang tercatat tenggelam.

Pemerintah nasional dan badan bencana belum mengonfirmasi perkiraan terbaru jumlah korban jiwa yang tewas. Sebelumnya, angka kematian akibat badai topan tersebut naik tajam dari perkiraan awal pada Sabtu yang setidaknya tercatat 1.000 tewas. (faj)
Fajar Nugraha - Okezone

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif Fasilkom Universitas Narotama Luncurkan BELINDA & JUMINTEN, Solusi Pembelajaran Daring Interaktif

07 April 2020, 10:45:59

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola pendidikan konvensional yang mendadak harus dilakukan berbasis dalam jaringan (daring = online). Beberapa sekolah mengalami kesulitan mengadopsi cara belajar daring dan melakukan pemantauan yang terekam secara rapi. Banyak siswa mengeluh dan menganggap belajar daring hanyalah tugas daring saja. Menyikapi kondisi tersebut, Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Narotama tergerak memberikan solusi dengan BELINDA & JUMINTEN sebagai ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Polri Siapkan Simulasi Hadapi Penjarahan saat PSBB Covid-19
08 April 2020, 09:00:00

Polri Siapkan Simulasi Hadapi Penjarahan saat PSBB Covid-19 Jakarta -- Polri mengklaim telah menetapkan antisipasi terburuk selama pandemi virus corona, termasuk di dalamnya penjarahan yang dilakukan masyarakat. "Polisi mempersiapkan hal yang terburuk," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes .....

Dilarang Angkut Penumpang, Ojol Usul Bantuan Rp100 Ribu Setiap Hari
08 April 2020, 09:00:00

Dilarang Angkut Penumpang, Ojol Usul Bantuan Rp100 Ribu Setiap Hari JakartaJakarta, Komunitas ojek online (ojol) nasional Garda Indonesia berharap pemerintah memberi kompensasi kepada pengemudi ojol atas Pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pekan lalu .....

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan
07 April 2020, 09:00:00

Jokowi Kuak 3 Masalah Pendidikan yang Harus Dibereskan JakartaJakarta, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terdapat tiga permasalahan pendidikan yang harus segera diatasi di Indonesia. Ia menyatakan persoalan itu merujuk pada hasil survei Programme for International Student Assessment (PISA) .....