go green
Recent Issues

Syarief Hasan Demokrat Belum Pasti Gelar KLB

Syarief Hasan Demokrat Belum Pasti Gelar KLB

05 Maret 2013, 09:29:29

JAKARTA- Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Syarief Hasan, mengatakan partainya belum memutuskan menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk menjaring calon ketua umum pengganti Anas Urbaningrum. Dia menyatakan dalam waktu dekat ini partainya bakal mengumumkan kepastian tersebut.

"Apakah KLB atau tidak akan kami putuskan segera," kata Syarif, dalam pesan singkat kepada Okezone, Selasa (5/3/2013).

Namun, Syarief belum dapat menjelaskan lebih rinci kapan KLB bakal digelar. Dia mengklaim seluruh kader Demokrat sudah melakukan konsolidasi menuju KLB tersebut.

"Segera. Konsolidasi kader sudah tercipta," terangnya.

Menurut Syarief, partainya belum menemukan calon kuat pengganti Anas. Informasi yang mencuat ke permukaan, kader Demokrat seperti Ketua DPR Marzuki Alie, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), hingga dari kalangan militer Pramono Edhi Wibowo, merupakan nama-nama yang digadang untuk memimpin partai berlambang bintang mercy itu.
"Tapi calon belum ditentukan," ungkap Syarief mengelak.

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur Prodi Teknik Sipil Gelar Balsa Bridge Competition Tingkat Siswa SMK dan SMA se-Jawa Timur

24 Februari 2020, 01:50:17

Program studi Teknik Sipil (Fakultas Teknik) Universitas Narotama Surabaya, Jumat (21/2/2020) gelar Balsa Bridge Competition yang diikuti 40 tim sekolah SMA dan SMK se Jawa Timur. Kompetisi Balsa Bridge ini merupakan satu diantara kegiatan dari serangkaian acara yang digelar tahunan Civil Nation 2020. Liliana Hannes, sie acara Balsa Bridge Competition Universitas Narotama Surabaya menyampaikan bahwa kompetisi Balsa Bridge memang sengaja dipilih ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor
23 Februari 2020, 09:00:29

Data Sensus Penduduk Online 2020 BPS Bisa Bocor Jakarta, Pakar keamanan siber dari CISSReC Doktor Pratama Persadha menyatakan Badan Pusat Statistik (BPS) wajib menjaga keamanan data Sensus Penduduk 2020, mengingat ada potensi terjadi kebocoran data seperti di Ekuador, .....