go green
Recent Issues

Waspada Ada Agen Nakal Asuransi! Ini Tipsnya Biar Gak Kejebak

Waspada Ada Agen Nakal Asuransi! Ini Tipsnya Biar Gak Kejebak

03 Mei 2021, 09:00:00

Jakarta - Agen pemasaran asuransi memiliki serangkaian pelatihan untuk pekerjaannya, mulai dari perusahaan hingga pelatihan lanjutan setelah mengambil Certified Profesional Development atau CPD.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Togar Pasaribu, dalam program InvesTime CNBC Indonesia, Kamis malam (29/4/2021).

"Jadi dari mulai di perusahaan masing-masing 3-4 hari ada seminggu. Lalu kemudian mengambil lisensi dari AAJI diuji pengetahuan pemahaman mengenai asuransi jiwa. Di perusahaan ada pelatihan kelanjutan karena AAJI ada CPD, jadi mereka harus mengambil CPD certified profesional development. Ini dilakukan AAJI dan perusahaan anggota," jelas Togar Pasaribu.

Namun dia tak menutup kemungkinan dari pelatihan tersebut, masih ada agen yang tidak mengerti. Menurutnya jika hal ini terjadi, sebaiknya agen tidak menjual produk, namun mempelajarinya lebih lanjut terlebih dahulu.

Selain itu dikatakan Togar, lebih dari 600 agen, beberapa di antaranya pasti ada yang melakukan kejahatan seperti membawa lari premi nasabah. Ini juga menjadi pekerjaan rumah (PR) pelaku usaha, termasuk AAJI dan perusahaan anggota.

"Ada 600 lebih tenaga agen, 2-3-4-5 ada ngaco pasti terjadi. Ada yang mau lariin premi. Hal-hal ini menjadi PR AAJI dan perusahaan anggota untuk mendidik agen-agen ini menerangkan tidak salah," kata dia.

AAJI juga memiliki daftar tenaga pemasar bermasalah, jadi saat ada orang yang pernah memiliki masalah mau masuk ke industri asuransi akan ditolak. Hal ini sudah jadi mitigasi namun dia mengaku memang pasti masih ada masalah.

Sebab itu, agar masyarakat tidak mengalami masalah saat membeli polish asuransi, dia menyarankan untuk mengerti jenis asuransinya terlebih dahulu. Dia mengingatkan ini perlu dilakukan karena yang disimpan adalah uang dan masa depan masyarakat juga.

Selain itu dia menyarankan agar masyarakat cerewet dan kritis saat akan membeli polis asuransi jiwa. Jika perlu datangi perusahaan asuransi tersebut.

"Membeli unit link tolong dipahami seperti apa, jenis produk sophisticated. cerewetlah mau beli polish asuransi jiwa, kalau perlu samperin perusahaan. Jangan ragu uang anda dan masa depan," jelas Togar.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga berencana membuat daftar hitam (blacklist) agen asuransi “nakal” yang melakukan pelanggaran sebagai langkah perbaikan ke depan seiring dengan maraknya keluhan nasabah mengenai produk unit link, produk asuransi yang berbalut investasi.

"Maka, untuk pelaku usaha jasa keuangan asuransi, proses penawaran dan penjualan harus terdokumentasi dengan baik, ada rekamannya. Selain itu, perlu ada daftar blacklist agen nakal/fraud,karena kebanyakan pengaduan ke kami," kata Kepala Departemen Perlindungan Konsumen OJK Agus Fajri Zam dalam diskusi virtual yang digelar AAJI, Senin (19/4/2021).

Sumber : cnbcindonesia.com

print  word  pdf

 

Narotama News & Events
Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka Rapat Penyusunan Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka

08 Juni 2021, 13:51:46

Sejak Rabu (2/6/2021), suasana Ruang Rapat Gedung D Universitas Narotama (UN) Surabaya selalu terlihat banyak orang beraktivitas. Mereka secara marathon sedang menyusun Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) untuk semua program studi (prodi) yang ada di lingkungan Universitas Narotama. Kegiatan yang dipimpin oleh Rektor Dr. Ir. H. Sri Wiwoho Mudjanarko, ST, MT, IPM ini melibatkan berbagai unit ....Selengkapnya

print    word   pdf

Public News

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas
14 Juni 2021, 09:00:00

Nestapa Penyidik KPK, Tak Lolos TWK Kini Disidang Etik Dewas Jakarta -- Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangani kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19, M. Praswad Nugraha berhadapan dengan Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait laporan dugaan pelanggaran etik. Praswad .....

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital
14 Juni 2021, 09:00:00

Kominfo Jelaskan Nasib TV Lokal Saat Pindah ke Siaran Digital Jakarta -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjelaskan soal nasib stasiun televisi lokal saat pemerintah sepenuhnya mengalihkan seluruh siaran analog menjadi siaran digital atau Analog Switch Off (ASO). Juru bicara Kominfo .....

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah
11 Juni 2021, 09:00:04

Kemendikbud Serahkan Pemda Atur Guru Mengajar di Sekolah Jakarta, -- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyerahkan kepada pemerintah daerah untuk mengatur siapa saja guru yang dapat mengajar pada pembelajaran tatap muka disekolah. Hal ini menyusul permintaan .....